press enter to search

Selasa, 14/07/2020 15:50 WIB

Tanah Longsor di Polewali Mandar, 3 Orang Meninggal

Dahlia | Rabu, 06/05/2020 18:04 WIB
Tanah Longsor di Polewali Mandar, 3 Orang Meninggal Foto:istimewa (antaranews)

Jakarta (aksi.id) - terjadi di Polewali Mandar, Provinsi Sulawesi Barat, Selasa (5/5) malam. Bencana tersebut mengakibatkan tiga orang meninggal.

"Bencana alam tanah longsor terjadi di Desa Kelapa Dua, Kecamatan Anreapi, Kabupaten Polewali Mandar, Provinsi Sulawesi Barat, Selasa (5/5) pukul 22.00 WITA," ujar Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Raditya Jati, dalam keterangan tertulisnya, Rabu (6/5).

"Peristiwa tersebut menelan korban jiwa sebanyak 3 warga meninggal dunia dan 4 lainnya luka-luka," lanjutnya.

Selain itu, Raditya menyebut longsor tersebut juga menyebabkan satu unit rumah rusak berat, satu unit mobil dan empat unit sepeda motor tertimbun material longsoran.

"Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Polewali Mandar, bencana tersebut terjadi dipicu oleh intensitas hujan tinggi dan struktur tanah yang labil," tuturnya.

Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Polewali Mandar, katanya, telah melakukan kaji cepat dan evakuasi para korban serta berkoordinasi dengan instansi dan unsur terkait untuk menangani bencana tersebut.

Dinas Pekerjaan Umum juga mengerahkan alat berat guna membersihkan material longsor dan membuka jalan yang sempat terputus.

Dalam sepekan terakhir, longsor terjadi di sejumlah daerah seiring peningkatan intensitas hujan meski saat ini tengah musim kemarau.

Misalnya, longsor di Poso, Sulawesi Tengah, yang mengakibatkan empat kecamatan terisolasi karena jalan raya yang tertimbun tanah, Senin (4/5).

Selain itu, longsor tebing gunung di Pidie, Provinsi Aceh, yang menyebabkan jalan yang menghubungkan antar kabupaten tertutup, Sabtu (2/5).

Ada pula bencana Longsor tanah dan batu di Kota Ambon, Maluku, yang mengakibatkan dua rumah warga di Kecamatan Sirimau (Kota Ambon) tertimbun, Senin (4/5). Namun, bencana ini tidak menimbulkan korban jiwa. (lia/sumber:cnnindonesia)