press enter to search

Minggu, 05/07/2020 01:44 WIB

Bandara Banyuwangi Lengkapi Transparant Shield di Konter Pelayanan Penumpang

Dahlia | Sabtu, 30/05/2020 19:52 WIB
Bandara Banyuwangi Lengkapi Transparant Shield di Konter Pelayanan Penumpang Foto:istimewa

BANYUWANGI (aksi.id) – Bandara Banyuwangi menambah fasilitas pelayanan berkaitan dengan protokol kesehatan, termasuk menyambut era new normal,

Kepada BeritaTrans.com dan Aksi.id, Direktur Utama PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin mengemukakan fasilitas tersebut berupa transparant shield.

Plastik transparan itu, dia menuturkan dipasang di tengah meja pemeriksaan dokumen kesehatan serta perjalanan, dan meja-meja check in counter.

Dengan adanya transparant shield tersebut, dia menjelaskan maka terdapat tirai yang mencegah Covid-19 menyebar melalui droplet dan udara.

Karena transparan dan tidak tinggi, Awaluddin mengemukakan maka tirai itu tidak mengganggu lancarnya komunikasi antara penumpang dengan petugas.
IMG-20200530-WA0058
Di Bandara Banyuwangi, dia menjelaskan sedang diproses pengadaan fasilitas cuci tangan tanpa menyentuh kran. Untuk mengeluarkan air dan sabun, pengguna harus menginjak tuas di bawah hand washer.

Dengan mekanisme kerja hand washer seperti itu maka tangan pengguna tertutup kemungkinan menularkan atau tertular Covid-19.

430202019324
Fasilitas itu selain dijaga higienitasnya melalui sering dibersihkan oleh petugas, juga terjaga ketersediaan sabun untuk mencuci tangan.

Dalam kaitan pencegahan penyebatan Covid-19, mengharapkan pengguna bandara, termasuk penumpang, mematuhi protokol kesehatan, yang diberlakukan di bandara.

“Kami bekerja keras untuk mencegah penyebaran Covid-19 di bandara, termasuk di Bandara Banyuwangi. Upaya-upaya itu sesuai dengan protokol dari WHO dan pemerintah. Meski demikian, upaya itu harus didukung oleh pengguna jasa bandara,” ujarnya, Sabtu (30/5/2020).

Dalam kesempatan itu, dia juga mengemukakan sesuai kebijakan terbaru dari Surat Edaran No 32 dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dan Ditjen P2P Kementerian Kesehatan (Kemenkes), calon penumpang harus memiliki sejumlah dokumen resmi, seperti perjalanan dinas dan keterangan kesehatan sekaligus hasil rapid-test bebas Covid-19.

Penumpang juga harus melampaui pemantauan kesehatan di bandara sesuai protokol. (awe).