press enter to search

Minggu, 05/07/2020 01:58 WIB

Angkasa Pura II Inovasi Lagi: Pembatas Acrylic Dipasang di 36 Konter Check-in Bandara Soekarno-Hatta

Redaksi | Rabu, 03/06/2020 18:39 WIB
Angkasa Pura II Inovasi Lagi: Pembatas Acrylic Dipasang di 36 Konter Check-in Bandara Soekarno-Hatta

TANGERANG (BeritaTrans.com) - Di tengah pandemi Covid-19, PT Angkasa Pura II malah subur inovasi pelayanan. Nyaris setiap hari selalu aja inovasi dihadirkan.

Operator 19 bandara itu merilis inovasi anyar berupa pemasangan pembatas berbahan acrylic di 36 unit konter check-in  Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Direktur Utama PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin mengemukakan dengan adanya pembatas di meja konter maka petugas dan penumpang lebih terhindar potensi penyebaran Covid-19.

 

 

Dia mengemukakan dengan pembatas itu maka petugas tidak perlu memakai face shield untuk menghindari droplet dalam melayani traveler. Cukup menggunakan masker.

Penyediaan pembatas acrylic ini sekaligus semakin menegaskan kesiapan PT Angkasa Pura II menyambut era New Normal dalam pengoperasian bandara sebagai salah satu simpul transportasi.

"Sebagai pengelola bandara, kami bersemangat untuk memberikan jaminan kesehatan petugas dan traveler," ungkapnya kepada BeritaTrans.com dan Aksi.id, Rabu (3/6/2020).

Sebelumnya diberitakan Aksi.id, PT Angkasa Pura II mengimplementasikan skenario protokol `new normal`. salah satunya dalam penggunaan lift. Di Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta, lift itu diubah cara memakainya.

Tidak perlu tombol disentuh dengan tangan.  Dengan tanpa sentuhan tangan maka dapat dicegah penyebaran Covid-19.

Untuk membuka lift, ada tombol di samping kiri bawah lift, yang mudah ditekan dengan kaki. 

Begitu juga dengan tombol untuk memilih lantai tujuan. Ada deretan tombol dilengkapi angka . Dengan posisi hadap depan, tombol itu terletak di samping kiri bagian bawah.

Untuk menyentuh tombol itu tidak membutuhkan tenaga. Cukup dengan sentuhan lembut kaki, maka tombol segera bekerja. Kalau nggak mau pakai kaki untuk memencet rombol, dapat menggunakan tongkat.


Menurut Muhammad Awaluddin, lift itu menjadi salah satu contoh implementasi perusahaan dalam protokol New Normal, dengan mendorong konsep Touchless Passengers Processing di seluruh bandara bandara yang dikelola oleh perseroan. (awe).