press enter to search

Minggu, 05/07/2020 01:11 WIB

Selama Masa PSBB Transisi, Ini Protokol Bagi Penumpang Bus Jakarta

Dahlia | Sabtu, 06/06/2020 21:38 WIB
Selama Masa PSBB Transisi, Ini Protokol Bagi Penumpang Bus Jakarta Foto:istimewa

JAKARTA (aksi.id) – Pihak PT Transjakarta menambah waktu operasional bus transjakarta pada masa pembatasan sosial berskala besar ( PSBB) transisi.

Kepala Divisi Sekertaris Korporasi dan Humas PT Transportasi Jakarta Nadia Diposanjoyo mengatakan, mulai Jumat (5/6/2020) kemarin, waktu operasional bus transjakarta diperpanjang dari pukul 05.00 WIB hingga 22.00 WIB.

Penambahan waktu operasional tersebut juga menerapkan protokol pencegahan Covid-19.

“Transjakarta bekerjasama dengan operator memonitor ketat tugas-tugas yang dijalankan selama masa transisi pandemi ini, terutama dalam ketetapan dan kedisiplinan sesuai dengan protokol yang telah ditentukan untuk kesehatan dan keselamatan bersama,” ujar Nadia dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (6/6/2020).

Selama berada di bus transjakarta, berikut yang harus dilakukan penumpang:

1. Pastikan jarak aman ketika memasuki bus, hindari berdesak-desakkan.

2. Jauhkan keinginan untuk memenuhi bus di luar batas yang sudah ditetapkan pada jarak yang tertera. Lebih aman untuk jaga jarak di bus.

3. Mengantre di ruang terbuka di luar halte dibanding desak-desakkan di bus.

4. Tetap di rumah apabila kondisi tidak sehat.

5. Wajib menggunakan masker selama berada dalam bus transjakarta.

6. Selalu mencuci tangan dari bus.

7. Tidak berbicara melalui telepon maupun sesama pelanggan.

8. Menerapkan etika batuk dan bersin sesuai protokol pencegahan Covid-19.

9. Tidak melakukan kontak fisik dengan orang lain.

10. Tidak membawa barang bawaan melebihi aturan yang berlaku.

Kemudian, berikut yang dilakukan petugas transjakarta saat berada di bus:

1. Pemeriksaan suhu tubuh bagi petugas dan pelanggan transjakarta.

2. Penyediaan hand sanitizer di bus maupun halte.

3. Kewajiban menggunakan masker bagi petugas maupun pelanggan.

4. Tetap jaga jarak atau physical distanting satu dengan antar pelanggan di dalam halte maupun dalam bus.

5. Kapasitas angkut di dalam bus 50 persen dari kapasitas normal. Untuk bus single berkapasitas 30 orang dan bus gandeng berkapasitas maksimal 60 orang.

6. Sterilisasi interior dilakukan tiga hari sekali.

7. Penempatan marka jaga jarak antar pelanggan.

8. Pembatasan antrean di dalam halte.

9. Peniadaan transaksi penjualan kartu perdana dan isi ulang kartu elektronik.

PT Transjakarta berharap penumpang mematuhi aturan tersebut dengan disiplin. Sehingga kekhawatiran adanya lonjakan kasus Covid-19 tidak terjadi.

“Disiplin dan bekerja sama dengan baik menghindari potensi lonjakan penularan Covid-19 pada masa transisi ini. Selalu jaga kesehatan dan ketahanan tubuh, bertawakal serta berdoa untuk menenangkan dan membahagiakan jiwa,” tutur dia. (dan/kompas/foto: beritasatu)