press enter to search

Sabtu, 10/04/2021 19:39 WIB

Program Tol Laut Cepat Merespon Permintaan Pemerintah Daerah

Dahlia | Minggu, 21/06/2020 14:37 WIB
Program Tol Laut Cepat Merespon Permintaan Pemerintah Daerah Foto:istimewa

JAKARTA (aksi.id) – Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut Ditjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan Capt Wisnu Handoko menjelaskan, program Tol Laut yang diawasi dan dijalankan merespon cepat permintaan Pemerintah Daerah (Pemda) yang ingin daerahnya disinggahi oleh kapal-kapal Tol Laut.

Hal ini seperti merespon permintaan dari Bupati Pulau Morotai, Benny Laos, yang meminta tambahan rute untuk menjual hasil laut mereka ke Pulau Jawa.

“Beberapa waktu lalu Bupati Pulau Morotai meminta tambahan singgah rute kapal Tol Laut ke daerahnya dan ini langsung kita respon. Dari yang sebelum satu rute menjadi dua rute. Kami berharap tambahan rute ini dapat meningkatkan kegiatan perekonomian masyarakat, sebab kita ketahui kalau Pulau Morotai sangat bagus hasil lautnya,” urai Capt. Wisnu di Jakarta, Ahad (21/6/2020).
Tidak hanya itu, Tol Laut juga terus memperbaiki layanannya. Diantaranya dengan mengupdate platform Logistic Communication System (LCS) untuk mengakomodir Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) No. 53 tahun 2020.

Dalam peraturan tersebut ada jenis muatan/barang yang boleh diangkut. Dan untuk mempermudah pengguna jasa maka pada layanan LCS hal tersebut maka pihaknya melengkapi dengan pilihan jenis barang yang ingin diangkut.

Program Tol laut sejak awal tahun ini juga bekerjasama dengan Satgas Pangan yang melakukan penegakan hukum terhadap pelaku usaha yang melakukan penimbunan, monopoli dan menjual harga barang secara tidak wajar.

“Performa kapal kapal tol laut terus ditingkatkan ketepatan waktu roundturn voyage-nya dengan dipantau melalui tracking system LCS,” ujarnya.

Proses stuffing kontainer di pelabuhan muat Tanjung Perak dan Tanjung Priok juga diawasi oleh petugas dari otoritas pelabuhan.

“Sampai dengan Mei 2020 load factor muatan berangkat sudah cukup bagus rata rata di atas 70% bahkan ada trayek yang mencapai 95%,” kata dia.

Berikut adalah trayek-trayek dimaksud yaitu H1 PT Pelni muatan berangkat tinggi dengan trayek Tanjung Perak – Makassar-Tahuna-Tanjung Perak.

T6 PT Djakarta Lloyd muatan berangkat tinggi dengan trayek Bitung – Luwuk – Pagimana – Bunta – Mantangisi – Ampana – Parigi/Tinomba – Tilamuta – Bitung.

T7 PT Djakarta Lloyd muatan berangkat tinggi dengan trayek Makassar – Selayar – Jampea – Sikeli – Raha – Ereke (Sakkar Ereke) – Makassar.

T8 PT Djakarta Lloyd muatan berangkat tinggi dengan trayek Makassar – Bungku – Kolonodale – Makassar.

T10 PT Pelni muatan berangkat dan Balik tinggi dengan trayek Tanjung Perak – Tidore (Soasio) – Galela – Buli – Maba – Weda – Tanjung Perak.

T11 PT Tempuran Mas Line muatan berangkat tinggi dengan trayek Tanjung Perak – Fak Fak – Kaimana – Timika – Agats – Elat – Tanjung Perak.

T15 PT Pelni muatan berangkat dan Balik tinggi dengan trayek Tanjung Perak – Makassar – Jailolo – Morotai (Daruba) – Tanjung Perak.

T16 PT Djakarta Lloyd muatan berangkat dan Balik tinggi dengan trayek Tanjung Perak – Wanci – Namrole – Namlea – P. Obi – Tanjung Perak.

T17 PT Tempuran Mas Line muatan berangkat dan Balik tinggi dengan trayek Tanjung Perak – Saumlaki – Dobo – Tanjung Perak.

“Kami terus melakukan perbaikan, peningkatan, dan mengoptimalkan pelayanan pada Tol Laut. Hal ini kami lakukan agar pengiriman logistik menjadi mudah dan lancar, khusunya bagi saudara-saudara kita di Timur Indonesia,” tutup Capt Wisnu. (omy)

Keyword tol laut