press enter to search

Senin, 13/07/2020 18:37 WIB

Pantau Gugus Tugas Covid-19, Presiden Bertolak ke Surabaya dan Banyuwangi

Redaksi | Kamis, 25/06/2020 11:31 WIB
Pantau Gugus Tugas Covid-19, Presiden Bertolak ke Surabaya dan Banyuwangi Presiden saat menjau Helikopter Caracal di Halim Perdanakusuma.

JAKARTA (Aksi.id) - Presiden Joko Widodo hari ini, Kamis (25/6/2020), bertolak menuju Provinsi Jawa Timur (Jatim) guna melakukan kunjungan kerja. Ini merupakan kunjungan kerja pertama Jokowi selama masa pandemi Covid-19.

Dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Presiden dan rombongan lepas landas sekitar pukul 08:15 WIB dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1, seperti dikutip keterangan resmi Sekretariat Kepresidenan.

Setibanya di Bandar Udara Internasional Juanda, Kabupaten Sidoarjo, Jokowi akan langsung menuju Posko Penanganan dan Penanggulangan Covid-19 Jawa Timur di Gedung Negara Grahadi, Kota Surabaya.

"Hari ini Bapak Presiden melakukan kunjungan kerja ke dua lokasi," kata Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartoni.

"Yang pertama adalah Surabaya itu melihat Gugus Tugas Penanganan Covid-19 dan tentunya di sana nanti Bapak Presiden akan memberikan arahan terkait dengan peningkatan kondisi Covid-19," kata Heru.

Usai meninjau Posko Penanganan Covid-19, Jokowi dijadwalkan kembali ke Bandara Internasional Juanda untuk kemudian lepas landas menuju Bandara Internasional Banyuwangi, Kabupaten Banyuwangi.

Agenda kerja di Banyuwangi akan diawali dengan meninjau langsung pasar tradisional dan Pasar Pelayanan Publik Rogojampi. Setelahnya, Jokowi dijadwalkan untuk menuju Pantai So Long untuk meninjau kesiapan adaptasi kebiasaan baru di destinasi wisata tersebut.

"Harapan Bapak Presiden di sana masyarakat bisa produktif untuk mengeksploitasi wisata yang ada di Banyuwangi sehingga kita tidak terbelenggu dengan kondisi PSBB, tidak terbelenggu dengan kondisi Covid-19," ungkap Heru.

Turut mendampingi Jokowi dalam penerbangan menuju Provinsi Jawa Timur antara lain Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, dan Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono.

Selain itu, turut pula Sekretaris Militer Presiden Mayjen TNI Suharyanto, Komandan Paspampres Mayjen TNI Maruli Simanjuntak, Koordinator Staf Khusus Presiden Ari Dwipayana, dan Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin. (ds/sumber CNBC)