press enter to search

Sabtu, 15/08/2020 20:06 WIB

Dukung Penanganan Covid-19, ASDP Salurkan Rp580 Juta Melalui Pemberdayaan UMKM Lokal

Dahlia | Sabtu, 27/06/2020 10:59 WIB
Dukung Penanganan Covid-19, ASDP Salurkan Rp580 Juta Melalui Pemberdayaan UMKM Lokal Foto:istimewa

JAKARTA (aksi.id) – Dukung penuh penanganan Covid-19 yang mewabah sejak akhir tahun 2019, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) salurkan Rp580 juta melalui pemberdayaan UMKM lokal sekitar wilayah layanan penyeberangan ASDP.

Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) ASDP bersama UMKM ini telah berhasil menyelesaikan penyediaan lebih dari 21.000 buah masker kain, bantuan 87 unit wastafel portable dan pembagian 3.671 paket sembako sebagai bagian dari aksi pencegahan penyebaran serta penanganan Covid-19 di 35 pelabuhan penyeberangan ASDP dari Sabang sampai Merauke.

“Sejak Covid-19 mewabah, ASDP secara aktif telah melakukan berbagai aksi mengantisipasi pencegahan penyebaran Covid-19 melalui pembagian hand sanitizer melakukan disinfektan seluruh ruang publik di pelabuhan dan kapal, pemberian bantuan logistik kepada tenaga medis yang disalurkan ke 80 fasilitas kesehatan, pemberian ekstra makanan bagi karyawan, gerakan 21.000 masker kain, serta pembagian paket kesehatan dan masker ke supir truk dan pengurus truk hingga pembagaian sembako kepada masyarakat yang membutuhkan,” urai PJS Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Shelvy Arifin, ditulis Sabtu (27/6/2020).
Seluruh kegiatan tersebut dilakukan sebagai wujud kepedulian ASDP terhadap masyarakat dan negara yang saat ini tengah menghadapi pandemi Covid-19 di seluruh wilayah Indonesia.

“Sebagai perusahaan yang bergerak langsung melayani masyarakat, kami ingin seluruh karyawan ikut aktif mencegah penyebaran virus ini, terutama di Pelabuhan dan kapal,” ujarnya.

Dalam program Gerakan 21.000 masker kain, ASDP tidak hanya memberdayakan Ikatan Istri Karyawan ASDP (IIKA) tetapi juga puluhan UMKM penjahit lokal di lingkungan seluruh pelabuhan penyeberangan ASDP.

Sejak pandemi Covid-19 mulai meluas, harga jual masker di pasaran pun relatif mahal dan sulit terjangkau. Diharapkan masker kain yang ASDP produksi ini, dapat bermanfaat bagi masyarakat karena dapat dicuci dan digunakan kembali, sehingga cukup efisien.

“Dengan gerakan 21.000 masker kain ini, kita tidak hanya mencegah penyebaran virus lebih meluas lagi, tetapi juga mendukung perekonomian para UMKM penjahit lokal agar tetap bergeliat selama wabah Covid-19,” imbuh dia.

Kontribusi sektor UMKM dikatakan Shelvi, cukup besar bagi total produk domestik bruto (PDB) Indonesia hingga 60,3 persen.

Jumlah UMKM yang kini mencapai 64,2 juta merupakan sendi utama perekonomian nasional itu mampu menyerap 97 persen dari total tenaga kerja dan 99 persen dari total lapangan kerja.

“Karena itu, di masa transisi pandemi ini, ASDP turut mendukung sektor UMKM,” ucapnya. (omy)

Keyword ASDP Covid-19