press enter to search

Senin, 10/08/2020 18:44 WIB

200 Orang Positif Covid-19, Pemkot Bandung Belum Tutup Aktivitas di Kawasan Secapa AD

Redaksi | Kamis, 09/07/2020 16:04 WIB
200 Orang Positif Covid-19, Pemkot Bandung Belum Tutup Aktivitas di Kawasan Secapa AD Wali Kota Bandung Oded M. Danial.

JAKARTA (Aksi.id) - Pemerintah Kota Bandung belum berencana memberlakukan pembatasan sosial atau pembatasan aktivitas perekonomian di kawasan sekitar Markas Komando Sekolah Calon Perwira Angkatan Darat (Secapa AD) di Cidadap, Kota Bandung.

Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Provinsi Jabar dan Kota Bandung sebelumnya melaksanakan tes swab (usap) beberapa hari lalu. Hasilnya, sekitar 200 orang dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19.

Wali Kota Bandung Oded M Danial mengatakan, aktivitas masyarakat di kawasan Secapa AD tersebut masih dalam suasana adaptasi kebiasaan baru (AKB) secara normal.

"Belum ada penutupan, akivitas di sana masih tetap normal," kata Oded di Balai Kota Bandung, Kamis.

Meski begitu, dia meminta puskesmas di kawasan tersebut untuk aktif memantau dan memfasilitasi warga sekitar jika nantinya terjadi dugaan penyebaran COVID-19 akibat klaster baru di Secapa AD itu.

‎"Saya sudah meminta tim gugus tugas mengamankan warga sekitar, Warga Kota Bandung sekitar Secapa dilakukan pelacakan, puskesmas juga diminta memantau warga," kata dia yang dikutip dari Antara.

Sementara itu, Camat Cidadap Hilda Hendrawan mengatakan sejumlah warga di kawasan itu juga sudah berinisiatif untuk melakukan penyemprotan disinfektan guna meminimalisir potensi COVID-19.

Pihak kecamatan, kata dia, juga terus menyosialisasikan kewaspadaan yang perlu dilakukan masyarakat dengan menerapkan protokol kesehatan COVID-19.

"Di kompleks sudah dilaksanakan (penyemprotan disinfektan), dan akan ditindaklanjuti di setiap kelurahan untuk mengantisipasinya," kata dia.

Jadi Kluster Baru

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Jawa Barat Berli Hamdani menyebutkan, institusi pendidikan kenegaraan Sekolah Calon Perwira Angkatan Darat (Secapa AD) di kawasan Hegarmanah, Kota Bandung, menjadi klaster baru penularan Covid-19.

Kepastian tersebut didapat setelah Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Provinsi Jabar dan Kota Bandung melaksanakan tes swab (usap) beberapa hari lalu. Hasilnya, sekitar 200 orang dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19.

"Institusinya saat ini baru yang teridentifikasi baru di Secapa. Saat ini sudah dilakukan pemeriksaan mulai dari rapid tes kemudian dari hasil rapid tes sudah di tes swab oleh tim Kesdam (Kesehatan Daerah Militer)," kata Berli dalam konferensi pers di Bandung, Rabu (8/7/2020).

Maka dari itu, Berli menyatakan hal ini menjadi perhatian serius Pemerintah Jabar. Tak hanya pengetesan corona, Berli menyampaikan bahwa tim Gugus Tugas sudah meminta para siswa Secapa AD yang terpapar virus untuk melakukan isolasi mandiri. Kawasan Secapa AD juga sudah melaksanakan penyemprotan disinfektan.

Berli menjelaskan, ada sekitar 200 siswa yang terkonfirmasi positif Covid-19. Beberapa di antaranya ada yang dirawat di Rumah Sakit Dustira dan RSPAD Gatot Subroto.

"Jumlah yang terkena kemarin kita masih belum fix, perkiraan di atas 200 yang terpapar," ucapnya.

Menurut Berli, jasus positif baru tersebut sudah dilaporkan ke Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Jabar (Pikobar). "Jadi, terakhir ada 105 dari 126 penambahan kasus itu dari Secapa. Itu bukan rapid tapi swab," ucapnya. (ds/sumber Liputan6.com)

Artikel Terkait :

-