press enter to search

Kamis, 13/08/2020 09:53 WIB

Covid-19 Melonjak, Presiden Minta 8 Provinsi Fokus Testing, Tracing, Treatment

Redaksi | Senin, 13/07/2020 10:30 WIB
Covid-19 Melonjak, Presiden Minta 8 Provinsi Fokus Testing, Tracing, Treatment Presiden Joko Widodo mendengarkan penjelasan saat meninjau proses pembersihan atau sterilisasi dengan disinfektan di Masjid Istiqlal.

JAKARTA (Aksi.id) - Presiden Joko Widodo atau Jokowi menyoroti kasus positif virus Corona atau Covid-19 di Tanah Air yang bertambah signifikan dalam beberapa hari terakhir.

Jokowi meminta jajarannya untuk fokus melakukan testing, tracing, dan treatment untuk menekan jumlah kasus Covid-19 di sejumlah daerah.

Hal ini disampaikan Jokowi dalam rapat terbatas terkait penanganan Covid-19 yang disiarkan di Youtube Sekretariat Presiden, Senin (13/7/2020). Ada 8 provinsi yang mendapat perhatian khusus dari Jokowi.

"Tetap pada concern kita untuk memasifkan 3T, testing, tracing, dan treatment dengan prioritas khusus testing, tracing, dan treatment ini di 8 provinsi yaitu (di antaranya) Jatim, DKI Jakarta, Jabar, Sulsel, Jateng, Sumut, dan Papua," jelas Jokowi.

Jokowi juga meminta agar tes terkait virus Corona melalui mobile polymerase chain reaction (PCR) semakin ditingkatkan. Caranya, kata dia, dengan memperbanyak jumlah laboratorium di daerah-daerah serta mobil lab PCR.

"Target yang kita harapkan target yang saya sampaikan bisa tercapai yaitu 30 ribu," ucap Jokowi.

Sebelumnya, Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto menyampaikan kasus positif Covid-19 bertambah 1.681, sehingga total menjadi 75.699 orang. Data ini dihimpun sampai Minggu, 12 Juli 2020 pukul 12.00 WIB.

"Kita mendapatkan penambahan kasus konfirmasi positif sebanyak 1.681 orang, sehingga saat ini totalnya menjadi 75.699 orang," ujar Yuri saat konferensi pers di Graha BNPB, Jakarta, Minggu sore.

Dari data Gugus Tugas, penambahan positif Covid-19 terbanyak hari ini adalah Jawa Timur.

"Kita perhatikan sebarannya dari kasus konfirmasi positif yang didapatkan dari ini. Jawa Timur melaporkan 518 kasus baru dan 207 sembuh. Kemudian DKI Jakarta melaporkan 404 kasus baru dan 160 sembuh, Sulawesi Selatan 173 kasus baru dan 107 sembuh," tambah Yuri. (ds/sumber Liputan6.com)