press enter to search

Senin, 10/08/2020 17:48 WIB

Banyak Penumpang Diantar Keluarga, Driver Ojol Merana

Dahlia | Selasa, 14/07/2020 15:07 WIB
Banyak Penumpang Diantar Keluarga, Driver Ojol Merana Foto:aksi.id/BeritaTrans.com

BEKASI (aksi.id) – Pengemudi ojek online (ojol) di Kota Bekasi masih merana walau telah diizzinkan lagi mengangkut penumpang.

Pahitnya rezeki masih tersendat setidaknya dirasakan driver ojol bernama Sarika (41).

Dia mengemukakan banyak karyawan yang belum aktif bekerja atau juga calon penumpang sudah terbiasa diantar-jemput keluarga. Akibatnya masih sedikit order angkut penumpang.

“Penumpang belum banyak. Masih banyak yang enggak kerja atau di-PHK. Mungkin juga sudah kebiasaan dianterin sama suami atau sama saudaranya. Mungkin, ya,” kata Sarika, saat ditemui BeritaTrans.com dan Aksi.id, Senin (13/7/2020) Sore.

Sebelum masa pandemi Covid-19, dari pukul 5.00 WIB, dia bisa mendapatkan orderan lima kali hanya sampai pukul 7.00 WIB dengan membawa penumpang dari arah seputaran Bulak Kapal ke Gerbang Tol Bekasi Timur, Stasiun Bekasi Barat atau Stasiun Bekasi Timur.

Sarika bisa mendapatkan sampai 30 point dalam sehari. Selain itu, dia memiliki cukup waktu untuk istirahat.

“Sekarang ini baru dapat tiga. Uangnya nih Rp36 ribu. Abis buat makan sama bensinlah,” ujarnya sambil memperlihatkan uang yang didapatnya setelah sejak pagi mengais rezeki.

Beberapa hari belakangan ini, dia cuma menyelesaikan empat sampai lima orderan saja dalam sehari tanpa mematikan akun driver miliknya kecuali saat tidur malam.

“Sekarang dapatnya enggak tentu, kadang dua jam sekali, kadang juga sampai malam nanti baru dapat lagi,” ungkapnya.

Saat ini dia lebih memilih berhemat untuk agar penghasilan dikirim ke kampung dan membayar sewa kontrakan yang kongsi sesama perantau dari Cirebon.

“Dulu sampai jam 11 malam masih ramai aja penumpang, sekarang jam 9 malam aja sepi. Mending pulang,” katanya.

Sarika menerangkan, dia baru saja kembali dari kampung di Singkuang, Palimanan, Cirebon, untuk merantau lagi di Bekasi sebagai ojol mengaktifkan akun aplikasi driver Gojeknya pada hari Kamis (9/7) lalu.

Selama ini Ayah dari tiga orang anak ini tidak narik, namun hanya melanjutkan usaha keluarga di rumahnya yaitu berdagang sembako di kampung.

“Aku baru narik lagi seminggu ini, kemarin ya  menganggur di rumah… Ada usaha dagangan sembako di rumah,” tambahnya.

Dia juga mengungkapkan bahwa driver gojek saat ini telah rutin untuk melakukan peneriksaan kesehatan dan banyak penumpang memilih untuk menggunakan helm sendiri sebagai pencegahan penularan Covid-19. (fahmi).