press enter to search

Sabtu, 15/08/2020 10:06 WIB

Inter Milan Siap Jadikan Messi `Manusia Rp4,5 Triliun`

Redaksi | Sabtu, 01/08/2020 21:21 WIB
Inter Milan Siap Jadikan Messi `Manusia Rp4,5 Triliun`

MILAN (Aksi.id) - FC Barcelona adalah Lionel Messi dan Lionel Messi adalah FC Barcelona. Memisahkan kedua mungkin sangat mustahil, seperti memisahkan angka 1 dari persamaan 1+1=2.

Namun perkembangan terkini membuat sesuatu yang terasa mustahil itu menjadi mungkin. Messi, yang sejak usia belasan tahun sudah berseragam biru-merah, mulai menunjukkan tanda-tanda tidak betah.

Musim 2019/2020 menjadi yang pertama sejak 2007/2008 Barcelona mengakhiri musim tanpa trofi. Bahkan sejak La Liga dimulai kembali usai `hibernasi` tiga bulan gara-gara pandemi virus corona (Coronavirus Disease-2019/Covid-19), performa Blaugarana tidak impresif.

Barcelona hanya bisa bermain imbang dengan Sevilla, Celta Vigo, dan Atletico Madrid. Anak asuh Enrique `Quique` Setien bahkan kalah 1-2 melawan Osasuna di kandang sendiri, Stadion Camp Nou. Kekalahan yang membuat gelar juara Spanyol melayang ke sang rival abadi sampai hari kiamat, Real Madrid.

Kekalahan melawan Osasuna membuat amarah Messi tidak bisa dibendung lagi. Kritik pedas diajukan sang kapten kepada timnya sendiri.

"Kami tidak ingin mengakhiri musim seperti ini, tetapi ini adalah gambaran musim kami yang sekarang. Kami sangat lemah, intensitas sangat rendah, pertandingan ini adalah kesimpulan dari musim 2019/2020".

"Kami harus kritis kepada diri sendiri, baik itu pemain maupun secara keseluruhan. Kami adalah Barcelona yang harus memenangkan segalanya."

"Kalau kami ingin memenangkan Liga Champions Eropa, maka kami harus banyak berubah. Jika terus seperti ini, maka kami akan kalah dari Napoli," tegas Messi dalam wawancara usai pertandingan melawan Osasuna, seperti dikutip dari Goal.

Usia Messi sudah tidak muda lagi, 24 Juni lalu genap 33 tahun. Namun ketergantungan Barcelona terhadap dirinya bukannya berkurang malah menjadi-jadi.

Musim ini, Sang Messiah membuat 25 gol dan 22 asis di La Liga. Barcelona mencetak 86 gol di La Liga sepanjang 2019/2020, artinya Messi memberi kontribusi 54,65% terhadap gol yang dibikin timnya. Naik sedikit dibandingkan musim sebelumnya yaitu 54,55%.

Selepas Neymar Jr pergi ke Paris St Germain, Barcelona tidak kunjung menemukan pengganti yang cocok untuk mengimbangi Messi (dan Luis Suarez). Ousmane Dembele, Philippe Coutinho, sampai Antione Griezmann didatangkan dengan biaya sangat mahal, masing-masing lebih dari EUR 100 juta (sekira Rp 1,73 triliun dengan kurs saat ini). Namun kontribusi ketiganya belum mencerminkan banderolnya.

Griezmann hanya membikin sembilan gol dan empat asis di 35 pertandingan La Liga. Dembele hanya main di lima laga La Liga, banyak absen karena cedera, dan hanya bisa menyumbang sebiji gol. Coutinho, pemain termahal keempat dunia, bahkan dipinjamkan ke Bayern Munich (Jerman). (ds/sumber CNBC Indonesia)