press enter to search

Sabtu, 15/08/2020 09:22 WIB

Sudah Dibuka, Ribuan Wisatawan Kunjungi Kawasan Wisata Dieng

Redaksi | Minggu, 02/08/2020 15:26 WIB
Sudah Dibuka, Ribuan Wisatawan Kunjungi Kawasan Wisata Dieng Pemerintah Kabupaten Banjarnegara resmi membuka objek wisata Dieng, termasuk Candi Arjuna dan Kawah Sikidang untuk wisatawan umum mulai hari ini, Sabtu (1/8/2020).

Aksi.id - Wisata Dieng di Banjarnegara Jawa Tengah sudah dibuka kemarin Sabtu (1/8/2020).

Kawasan Wisata Dieng sudah bisa dikunjungi wisatawan umum lagi.

Pembukaan wisata Dieng termasuk dua daya tarik Dieng yaitu Candi Arjuna dan Kawah Sikidang.

Pembukaan objek wisata ini pun disambut para wisatawan dari berbagai daerah yang rindu berwisata ke Dieng

Dieng kembali memasuki puncak keramaian setelah beberapa bulan sepi lantaran objek wisata ditutup.

Sebelum objek wisata resmi dibuka untuk umum, banyak wisatawan yang telah memesan kamar.

Bahkan, menurut Kepala UPT Objek Wisata Dieng Banjarnegara Sri Utami, homestay di sekitar komplek candi Arjuna Dieng rata-rata full booking.

"Homestay sekitar candi full,"katanya.

Sehari sebelum dibuka untuk umum, Jumat (31/7/2020), atau bertepatan dengan tanggal merah Idul Adha, wisatawan yang berkunjung ke Dieng sudah membeludak.

Sri mengatakan, di hari itu, sebanyak sekitar 3000 orang berkunjung ke objek wisata Dieng yang dikelola Pemkab, semisal Candi Arjuna dan kawah Sikidang. 

Ini terlihat dari catatan wisatawan yang masuk via loket resmi objek wisata Dieng.

Diperkirakan, kunjungan wisatawan pada hari ini, Sabtu (1/8/2020), atau bertepatan dengan pembukaan objek wisata Dieng, akan kembali membeludak.

Puncak keramaian wisatawan diperkirakan masih terjadi pada besok, Minggu besok (2/8/2020).

"Kemari Jumat saja mencapai 3 ribu orang," katanya.

Pihaknya tetap menerapkan protokol ketat bagi wisatawan. Pengunjung yang hendak masuk objek wisata wajib menjalani pemeriksaan suhu badan.

Wisatawan yang suhunya di atas normal akan diperiksa lebih lanjut oleh petugas kesehatan dan diistirahatkan di ruangan khusus.

Pihaknya bekerjasama dengan Dinas Kesehatan, dalam hal ini Puskesmas Batur untuk penanganan wisatawan bergejala.

Selain itu, pengunjung tidak diperbolehkan menyentuh benda-benda di tempat umum atau yang biasa disentuh orang.

Ini untuk mencegah penularan virus yang mungkin saja menempel pada area yang disentuh pengunjung. Tiap rombongan wisatawan 20 orang yang masuk objek wisata akan didampingi seorang pemandu (guide).

Petugas juga akan rutin mengingatkan wisatawan agar mematuhi protokol yang ditetapkan pemerintah untuk mencegah penyebaran Covid 19.

"Apabila ada suhu abnormal, dicek 3 kali masih sama, untuk istirahat di ruang yang telah disediakan," katanya (ny/Sumber: Tribunnews.com)