press enter to search

Jum'at, 18/09/2020 17:41 WIB

Beri Arahan ke Calon Kepala Daerah, Mega Singgung Perbudakan

Redaksi | Selasa, 11/08/2020 16:33 WIB
Beri Arahan ke Calon Kepala Daerah, Mega Singgung Perbudakan     Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri.

JAKARTA (Aksi.id) - Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri meminta seluruh pasangan bakal calon kepala daerah dan wakil kepala daerah yang telah mendapat rekomendasi PDIP untuk menyadari sejarah dan membawa Indonesia sebagai bangsa pemimpin.

Dalam pidato arahannya, Mega menyinggung penjajahan Belanda selama 350 tahun telah menjadikan rakyat Indonesia sebagai budak. Menurut dia, sudah saatnya Indonesia menjadi bangsa pemimpin.

"Selama 350 tahun, kalau saya berpikir, saya menanyakan ke ahli sejarah, tolong dong coba kalian lihat lagi dengan betul, apakah benar kita ini dijajah 350 tahun," kata Mega saat memberikan arahan kepada sebanyak 75 pasangan bakal calon kepala daerah dan wakil kepala daerah yang diusung PDIP di Pilkada Serentak 2020 secara daring, Selasa (11/8).

"Artinya apa, kok rakyat yang dijajah itu kok kayaknya senang banget ya," imbuhnya.

Presiden kelima RI itu kemudian mengibaratkan lama waktu Belanda menjajah Indonesia itu dengan keturunan. Menurutnya, waktu 350 tahun mengartikan bahwa Belanda telah menjadikan tujuh keturunan masyarakat Indonesia sebagai budak.

Ia mencontohkan pembangunan jalan Anyar-Panarukan merupakan salah satu bukti praktik perbudakan yang terjadi selama penjajahan Belanda.

"Kalau kita melihat yang namanya boleh disebut tol dari Anyer ke Panarukan, berapa banyak korban yang terjadi. Apa itu bukan sebuah perbudakan? Sangat," ucap Mega.

Berangkat dari itu, Mega menginstruksikan bakal paslon yang diusung PDIP untuk mengaktualisasi diri mengejar kemajuan dengan menguasai ilmu pengetahuan, teknologi, serta mengedepankan riset dan inovasi sebagai basis kebijakan publik saat memimpin pemerintahan kelak.

DPP PDIP mengumumkan 75 paslon kepala daerah dan wakil kepala daerah yang akan diusng di Pilkada Serentak 2020. Ini merupakan pengumuman gelombang ketiga setelah pengumuman pertama dan kedua pada 19 Februari dan 17 Juli 2020 lalu.

Total, PDIP telah mengumumkan sebanyak 168 paslon kepala daerah dan wakil kepala daerah hingga saat ini. Pilkada 2020 sendiri digelar di 270 daerah, yang terdiri dari 9 provinsi, 224 kabupaten, dan 37 kota. (ds/sumber CNNIndonesia.com)