press enter to search

Selasa, 29/09/2020 15:03 WIB

Banjir Bandang di Yaman, 172 Orang Tewas

Dahlia | Rabu, 12/08/2020 22:07 WIB
Banjir Bandang di Yaman, 172 Orang Tewas Foto: AFP

SANA’A (aksi.id)  – Banjir bandang yang dipicu oleh hujan lebat telah menewaskan sedikitnya 172 orang di seluruh Yaman selama sebulan terakhir. Cuaca ekstrem itu juga merusak rumah-rumah dan sejumlah situs Warisan Dunia di Yaman yang terdaftar di UNESCO.

Bencana tersebut telah memberikan pukulan baru bagi negeri yang sedang mengalami krisis kemanusiaan terburuk di dunia setelah bertahun-tahun dilanda perang antara pemerintah dan pemberontak Houthi yang bersekutu dengan Iran. Di Provinsi Maarib, yang sebagian besar dikuasai pemerintah, 19 anak termasuk di antara 30 korban tewas akibat banjir.

Di kamp-kamp pengungsi di provinsi itu, 1.340 keluarga hanya bisa menahan sedih tatkala tenda-tenda dan harta benda mereka disapu bersih oleh air bah. Sementara, di Provinsi Lahij yang juga dikuasai pemerintah, tujuh orang tenggelam ketika kendaraan mereka hanyut diseret banjir ke arah hilir, ungkap seorang pejabat pemerintah kepada AFP.

“Empat orang lainnya tewas di jalan yang menghubungkan Provinsi Hadramaut dan Shabwa,” kata pejabat itu, Rabu (12/8/2020).

Di wilayah utara Yaman yang dikuasai kelompok pemberontak, banjir menewaskan 131 orang dan melukai 124 orang antara pertengahan Juli dan 7 Agustus. Banjir juga menghancurkan 106 rumah/bangunan dan merusak 156 bangunan lainnya.

UNESCO menyatakan belasungkawa atas banjir yang merusak bangunan bersejarah di kota Sana’a. Di antara bangunan yang rusak itu adalah Zabid dan Shibam yang masuk dalam daftar Warisan Dunia. (lia/sumber:inews)