press enter to search

Jum'at, 23/10/2020 03:15 WIB

Begini Bandara Husein Kembali Layani Pesawat Jet, Lion Air yang Mengawali

Dahlia | Kamis, 20/08/2020 15:17 WIB
Begini Bandara Husein Kembali Layani Pesawat Jet, Lion Air yang Mengawali Kedatangan kali pertama Lion Air setelah dibukanya kembali Bandara Husein melayani pesawat jet komersial tersebut disambut dengan inagurasi dan keramahtamahan khas tanah Sunda.

 

 

 

7202020142449

BANDUNG (aksi.id) – Tahun baru Islam 1 Muharram 142 H menjadi momentum tersendiri bagi Bandara Husein Sastranegara, Bandung. Pesawat jet kembali hijrah melayani bandara di Kota Parahiyangan tersebut.

Adalah pesawat Lion Air yang mengawali. Dari Makassar, pesawat mendarat dengan mulus di bandara kelolaan PT Angkasa Pura II tersebut, Kamis (20/8/2020), pukul 10.09 WIB.

Kedatangan kali pertama Lion Air setelah dibukanya kembali Bandara Husein melayani pesawat jet komersial tersebut disambut dengan inagurasi dan keramahtamahan khas tanah Sunda.
 
Penyambutan bahkan tak tanggung-tanggung, hadir Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana Ketua DPRD Kota Bandung, Tedy Rusmawan, Kadisbudpar Kota Bandung Kenny Dewi Kaniasari, dan Ketua Komisi B DPRD Kota Bandung.

7202020142433
“Kami menyambut hangat kedatangan pesawat dan penumpang,” ungkap Executive General Manager PT Angkasa Pura II Iwan Winaya kepada BeritaTrans.com dan Aksi.id.

Iwan mengaku terharu dengan hadirnya jajaran pemerintahan Kota Bandung dalam penyambutan tersebut. “Kami kepada berterima kasih kepada Pemerintah Kota Bandung dan DPRD Kota Bandung, yang begitu semangat memyambut kedatangan penumpang,” ujar Iwan Winaya.

Dia mengemukakan penyambutan penumpang Lion Air juga diiringi dengan aksi Safe Travel Campaign sebagai langkah memberikan jaminan kepada publik tentang penerbangan yang aman dan sehat.

Bangkitkan Pariwisata Bandung

Penerbangan rute domestik dengan pesawat jet di Bandara Husein Sastranegara diyakini mampu membangkitkan kembali aktivitas pariwisata Jawa Barat khususnya Bandung di tengah pandemi global COVID-19.

Hal itu disampaikan para pelaku pariwisata pada “Forum Diskusi Geliat Pariwisata Era New Normal” di Kota Bandung yang digelar secara online pada Minggu (5/7/2020).

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung Kenny Dewi Kaniasari mengatakan sektor pariwisata Bandung sangat membutuhkan dukungan aksesibilitas penerbangan langsung.

“Dari Disbudpar menunggu sekali untuk realisasi jet flight di Bandara Husein Sastranegara dalam rangka recovery tourism di Bandung. Dibutuhkan aksesibilitas yang optimal. Maskapai juga tolong bantu dukung untuk peningkatan aksesibilitas ke Bandung,” ujarnya.

“Kami menunggu sesegara mungkin pesawat jet dapat dioperasikan kembali di Bandara Husein Sastranegara, kami akan melakukan berbagai promosi pada masa pemulihan dan normalisasi pada 2021. Tentunya dengan dikembalikannya penerbangan domestik dengan pesawat jet, langkah yang menggembirakan,” ujar Kenny Dewi Kaniasari.

Kenny Dewi Kaniasari menambahkan pada 2019 jumlah wisatawan ke Bandung mencapai 9 juta orang yang sebagian besar adalah wisatawan nusantara.

Sektor pariwisata Ibu Kota di Jabar itu sangat terdampak sejak pandemi COVID-19 pada Maret, ditandai dengan anjloknya tingkat okupansi hotel.

Adapun seperti diketahui saat ini rute domestik di Bandara Husein Sastranegara dikhususkan untuk penerbangan pesawat baling-baling (propeller).

Sementara itu, penerbangan pesawat jet rute domestik dilayani melalui Bandara Kertajati, Majalengka, Jawa Barat.

Ketua Association of The Indonesian Tours And Travel Agencies (ASITA) Jawa Barat Budijanto Ardiansyah mengatakan jika pesawat jet diperbolehkan kembali melayani penerbangan rute domestik di Bandung, maka hal itu akan sangat mendukung pemulihan kembali aktivitas pariwisata Bandung dan sekitarnya.

“Wisatawan Nusantara cukup besar di Bandung, dan saat ini perlu akses pesawat jet [untuk rute domestik] seperti Airbus A320 dan Boeing 737 di Bandara Husein Sastranegara. Saat ini hanya ATR [pesawat propeller] di mana kapasitasnya hanya sedikit. Perlu akses pesawat jet untuk mendorong kembali pariwisata,” jelas Budijanto Ardiansyah.

Ketua Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Jawa Barat Herman Muchtar menuturkan hal yang sama, di mana industri hotel dan restoran sangat mendukung kembalinya penerbangan jet domestik di Bandung.

“Sangat setuju dibuka kembali penerbangan domestik jet ke Bandung untuk meningkatkan kunjungan wisatawan nusantara dalam rangka menggairahkan pariwisata Kota Bandung,” ujar Herman Muchtar.

Sejalan dengan pelaku pariwisata, di dalam “Forum Diskusi Geliat Pariwisara Era New Normal di Kota Bandung” itu, pihak maskapai juga meminta agar Bandara Husein Sastranegara kembali membuka penerbangan jet untuk rute domestik. (awe).