press enter to search

Selasa, 20/10/2020 10:20 WIB

Hotel Bintang 3 di Bekasi Masih Ragu Menjadi Tempat Isolasi Covid-19

Redaksi | Selasa, 22/09/2020 10:02 WIB
Hotel Bintang 3 di Bekasi Masih Ragu Menjadi Tempat Isolasi Covid-19 Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi.

BEKASI (Aksi.id) – Sejumlah hotel bintang 3 di Kota Bekasi, Jawa Barat, masih pikir-pikir alias ragu untuk disewa menjadi tempat isolasi pasien COVID-19. Padahal, pemerintah daerah berencana memakai hotel untuk ruang isolasi pasien orang tanpa gejala (OTG).

"Kami sudah tanyakan ke mereka (pihak hotel) agar tempatnya bisa dipakai ruang isolasi. Tapi mereka masih pikir-pikir," kata Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi, Selasa, (22/9).

Rahmat menambahkan, adanya pertimbangan dari pihak hotel karena mereka takut masyarakat enggan berkunjung ke hotel tersebut. Sehingga, dapat menurunkan omset. Apalagi sampai ada stigma bahwa hotel tersebut pernah digunakan pasien COVID-19.

"Hotelnya takut dibilang pernah dipakai perawatan pasien COVID-19," katanya.

Sejauh ini diakui dia, pemerintah daerah sudah menyiapkan anggaran sebesar Rp3,5 triliun untuk tempat isolasi pasien OTG COVID-19 di wilayahnya.

Menurut Rahmat, hingga sekarang belum ada pihak hotel yang bersedia tempatnya dijadikan ruang isolasi. Pasalnya, hampir seluruh hotel yang berdiri masih melayani kebutuhan masyarakat Kota Bekasi.

Seperti yang diketahui, Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 dan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif memberikan dukungan hotel kelas bintang tiga, yang dapat dimanfaatkan bagi dokter dan tenaga kesehatan (nakes) yang merawat pasien COVID-19 di seluruh Indonesia.

Kini, penyebaran COVID-19 di Kota Bekasi masih merawat sekitar 88 orang. Secara akumulatif berdasarkan data dari corona.bekasikota.go.id jumlah orang terkonfirmasi positif sebanyak 1.479 orang. Kemudian pasien yang sembuh mencapai 1.312 orang. Pasien COVID-19 yang meninggal, 79 orang. (ds/sumber Viva.co.id)

Artikel Terkait :

-