press enter to search

Jum'at, 30/10/2020 01:52 WIB

Alex Kemudikan Bus Family Raya 28 Jam dari Bekasi Lewati Pesisir Selatan

Dahlia | Rabu, 23/09/2020 14:52 WIB
Alex Kemudikan Bus Family Raya 28 Jam dari Bekasi Lewati Pesisir Selatan Foto:aksi.id/BeritaTrans.com

JAKARTA (aksi.id) – Adalah Alex, 38 tahun, yang menjadi pengemudi bus antarkota antarprovinsi (AKAP) PO Family Raya Ceria (FRC) jurusan Jakarta-Padang.

Bersama sang kondektur bernama Heri, dia menajajal jalan selama 28 jam bahkan lebih untuk membawa penumpang dari Bekasi, Jawa Barat menuju Padang, Sumatera Barat.

Kedua warga Nagari Painan, Pesisir Selatan, Sumatera Barat ini terbiasa melalui rute yang dikenal jalur pesisir Selatan sebagai jalur berbahaya.

“Ke padang selama dua hari dua malam, jam 11.00 berangkat ke Padangnya ni,” kata Alek saat ditemui BeritaTrans.com dan Aksi.id di Terminal Pulo Gebang, Jakarta, Rabu (23/9/2020).
8232020134818
Melalui jalan yang tidak selalu mulus, jalur yang dilalui Alek juga merupakan jalur yang tidak biasa bagi sebagian sopir bus lainnya. Sudah lima tahun dia menjadi pengemudi bus FRC tersebut.

Jalur perbukitan di Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan yang dilaluinya terdapat banyak jurang dan jalur dirasa cukup kecil bahkan terkesan sempit dilalui bus.

Aksinya memang kerap puji kerena dianggap ahli, bahkan tidak sedikit juga penumpang yang khawatir ketika melalui jalur-jalur berbahaya saat berpas-pasan dengan kendaraan lain.

“Ini kami langsung ke Pesisir, lewati Lahat. Kalau jalan ya nasip-nasipan aja, dibilang kecil ada juga yang besar,” kata Alex.

Dia juga sudah hapal melalui jalur-jalur yang setiap hari dia lalui tersebut, sehingga dia sudah terbiasa dan ahli mengendalikan bus yang membawa 40-an penumpang tersebut.

Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) membuat jumlah penumpang Family Raya dari arah Ibu kota menuju Padang menurun drastis.

Saat ditemui siang itu, bus yang dikemudikan Alek hanya membawa enam orang penumpang yang sudah naik dari dua Terminal yaitu dari Bekasi dan Pulogebang, Jakarta.

“Enam orang (penumpang) dari sini, ngetem-ngetem nanti di jalan mudah-mudahan aja ada sewanya,” celoteh Alek.

Bus Family Raya Ceria menurut agen bus diterminal tipe A tersebut hanya mengoperasikan satu kali sehari pemberangkatan ke Padang.

“Penumpangnya sepi, sebelumnya sepi juga tapi tidak kayak gini, penumpang ada sampai 25, sekarang bawa enam orang penumpang,” kata agen FRC ditemui pada saat yang sama.

Menurut Alex menurunnya jumlah penumpang saat PSBB total kali ini karena trauma dengan PSBB yang sebelumnya, karena penumpang harus mempersiapkan berbagai syarat yang mempersulit mereka berpergian.

Pada PSBB kali ini, di terminal Pulogebang beroperasi hingga pukul 19.00 WIB dan masih tersedia bus untuk semua tujuan. Penumpang hanya perlu mengenakan masker dan menyertakan surat sehat melalui CLM di aplikasi Jaki. (fahmi).