press enter to search

Jum'at, 23/10/2020 04:21 WIB

Tangkap Oknum Tenaga Medis Pemeras Penumpang, Angkasa Pura II-Kimia Farma Apresiasi Polres Bandara Soetta

Dahlia | Minggu, 27/09/2020 09:35 WIB
Tangkap Oknum Tenaga Medis Pemeras Penumpang, Angkasa Pura II-Kimia Farma Apresiasi Polres Bandara Soetta Foto: ilustrasi

TANGERANG (aksi.id) – PT Kimia Farma Diagnostika dan PT Angkasa Pura II (Persero) sangat mengapresiasi jajaran Polres Bandara Soekarno-Hatta yang telah menangkap tersangka kasus pemerasaan dan pelecehan di Bandara Soekarno-Hatta.

Tersangka adalah oknum tenaga medis yang melakukan layanan rapid test di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, di mana pada 13 September 2020 diduga melakukan pemerasan dan pelecehan terhadap salah satu calon penumpang pesawat.

Executive General Manager Bandara Soekarno-Hatta Agus Haryadi mengatakan dukungan akan selalu diberikan kepada pihak berwajib agar kasus ini dapat diselesaikan dengan baik.

“PT Angkasa Pura II mengucapkan terima kasih kepada jajaran Polres Bandara Soekarno-Hatta, tersangka telah ditangkap,” ujar Agus, Ahad (27/9/2020).

Apa yang dilakukan oknum tenaga medis yang bekerja untuk penyedia layanan rapid test ini sangat merugikan penumpang yang menjadi korban, dan juga Bandara Soekarno-Hatta.

“Kami sangat menyesalkan hal ini bisa terjadi. PT Angkasa Pura II dan mitra kerja bersama-sama harus selalu berupaya menjaga nama baik dan reputasi Bandara Soekarno-Hatta,” tegasnya.

Direktur Utama PT Kimia Farma Diagnostika Adil Fadilah Bulqini mendukung penuh penyelesaian secara hukum terhadap peristiwa ini.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Polres Bandara Soekarno-Hatta atas penangkapan terhadap oknum tenaga medis yang diduga melakukan pemerasan dan pelecehan. Oknum tersebut sangat merugikan bagi banyak pihak,” jelas Adil.

Lebih lanjut, Agus menyebutkan, Bandara Soekarno-Hatta memastikan agar kejadian serupa tidak berulang kembali.

“Secara internal kami memastikan untuk menjaga agar kejadian seperti ini yang juga sangat merugikan penumpang pesawat mau pun pengunjung bandara tidak berulang,” tutup Agus. (omy)