press enter to search

Sabtu, 05/12/2020 05:57 WIB

Arteria Dahlan Sebut CV Calon Jaksa Agung Pengganti Burhanuddin Sudah di Setneg

Redaksi | Rabu, 30/09/2020 15:27 WIB
Arteria Dahlan Sebut CV Calon Jaksa Agung Pengganti Burhanuddin Sudah di Setneg Anggota Komisi III DPR Arteria Dahlan.

JAKARTA (Aksi.id) - Anggota DPR Fraksi PDI Perjuangan, Arteria Dahlan meminta Polri berhati-hati mengeluarkan pernyataan soal kasus Djoko Tjandra dan kebakaran Kejaksaan Agung. Dia khawatir kasus ini ditunggangi.

"Mengenai kebakaran Kejaksaan Agung saya mohon betul Polri hati-hati bersikap dan berstament `ini tidak terbakar tetapi dibakar`, siapa pembakarnya pak? ini isu sensitif makanya saya mohon kepada ketua tim itu bisa lebih hati hati dan cermat," ujarnya saat Komisi III raker dengan Kapolri Idham Azis, Rabu (30/9).

Arteria khawatir ada yang memanfaatkan kepentingan pribadi dari kasus Djoko Tjandra tersebut. Dia mengklaim, sudah beredar di Sekretariat Negara, CV Jaksa Agung baru pengganti ST Burhanuddin.

"Jangan sampai ini kejadian ditunggangi, saat ini CV calon Jaksa Agung yang mau gantiin Jaksa Agung sudah beredar di Setneg Pak hanya karena isu isu seperti itu Pak," ungkapnya.

Minta Usut Tuntas

Arteria minta kasus Djoko Tjandra diusut tuntas. Polri juga harus lebih cermat mengenai nama-nama yang muncul dalam kasus ini.

"Begitu juga mengenai Jaksa Pinangki, usut tuntas apa benar JA sama mantan ketua Mahkamah Agung terlibat, itu orang orang baik semua pak," kata dia.

Sementara, Kapolri Idham Azis mempercayakan kasus ini kepada Bareskrim Polri. Dia minta Kabareskrim tegak lurus menyelesaikan kasus tersebut.

"Tentang penanganan Djoko Tjandra, penanganan kebakaran saya menyerahkan sepenuhnya kepada Pak Kabareskrim untuk tegak lurus ini bukan masalah tentang Idham, ini masalah tentang institusi," kata Idham.

Mantan Kapolda Metro Jaya tersebut menegaskan kepada seluruh anak buahnya untuk menjaga integritas dalam menangani kasus.

"Jadi institusi ini kita boleh datang dari mana saja dan kita boleh pergi dari mana saja, tapi ketika bicara institusi seluruh 440 ribu polisi ini wajib menjaga panji panji Tribrata itu pak, itu komitmen saya pak, dan saya ucapkan itu 30 Oktober di depan bapak tahun lalu," ucap Idham. (ds/sumber Merdeka.com)