press enter to search

Selasa, 01/12/2020 02:28 WIB

Erick Thohir Rombak Lagi Direksi dan Komisaris PT PPA, Ini Daftarnya

Dahlia | Sabtu, 10/10/2020 18:57 WIB
Erick Thohir Rombak Lagi Direksi dan Komisaris PT PPA, Ini Daftarnya Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir

Jakarta (aksi.id) - Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir merombak direksi dan komisaris PT Perusahaan Pengelola Aset atau PPA (Persero). Melalui Surat Keputusan Menteri BUMN Nomor SK-325/MBU/10/2020 tertanggal 9 Oktober 2020, Erick mengangkat Yadi J. Ruchandi menjadi direktur utama.

“Memberhentikan dengan hormat nama-nama tersebut di bawah ini sebagai anggota Direksi PT PPA, Saudara Ari Soerono sebagai Direktur Utama,” tulis salinan surat putusan yang diterima Tempo, Sabtu, 10 Oktober 2020.

Selain mengangkat Yadi, Erick mengalihkan tugas Rizwan Rizal Abidin yang semula merupakan Direktur Restrukturisasi menjadi Direktur Investasi 1 dan Restrukturisasi PPA. Erick juga mengangkat Adi Pamungkas Daskian sebagai Direktur Investasi 2 PPA.

Kemudian, berdasarkan surat tersebut, Erick memberhentikan empat direktur sekaligus. Selain Ari Soerono, Erick mencopot Muhammad Teguh Wirahadikusumah yang semula merupakan Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko, R.M. Irwan yang sebelumnya adalah Direktur Hukum dan SDM, dan Andry Setiawan yang semula merupakan Direktur Investasi 1.

2020. Di saat yang sama, Erick mencopot Edy Putra Irawady yang semula merupakan komisaris utama merangkap komisaris independen. Erick juga mencopot dua komisaris, yaitu Didyk Choiroel dan Himawan Hariyoga Djojokusumo serta satu komisaris independen, yakni Tirta Hidayat.

Dengan demikian, berikut struktur direksi dan komisaris PPA yang baru.

Direksi:
Direktur Utama: Yadi J. Ruchandi
Direktur Investasi 1 dan Restrukturisasi: Rizwan Rizal Abidin
Direktur Investasi 2: Adi Pamungkas Daskian

Komisaris:
Komisaris Utama: Krisna Wijaya
Komisaris: Marwanto Harjowiryono

Sebelumnya Erick Thohir merombak susunan direksi PPA pada awal Agustus lalu. Saat itu ia mengangkat Ari Soerono sebagai Direktur Utama PPA menggantikan Iman Rachman yang sebelumnya menduduki jabatan sejak pertengahan 2019.  (lia/sumber:tempo)