press enter to search

Minggu, 25/10/2020 18:14 WIB

Hasil Rapid Test Reaktif, 164 Santri Ponpes di Tangerang malah Dipulangkan

Redaksi | Rabu, 14/10/2020 12:40 WIB
Hasil Rapid Test Reaktif, 164 Santri Ponpes di Tangerang malah Dipulangkan Rapid Test.

TANGERANG (Aksi.id) - Sebanyak 164 santri dari salah satu Pondok Pesantren (Ponpes) di Desa Parahu, Kecamatan Sukamulya, Kabupaten Tangerang, dinyatakan reaktif Covid-19.

Pemeriksaan cepat itu bermula dari adanya dua santri yang dilaporkan terkonfirmasi positif Covid-19.

"Benar, ada 164 santri yang reaktif," ungkap Juru Bicara Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Tangerang, Hendra Tarmizi, Rabu (14/10).

Hendra menuturkan, rapid test tersebut bermula dari laporan Puskesmas, bahwa dua santri positif Covid-19 dan telah kembali ke rumah mereka. Keduanya dinyatakan positif Covid-19 setelah dibawa ke RS oleh keluarga.

"Santri tersebut beralamat di Kecamatan Cikupa, jadi kita langsung melakukan tracing," jelas dia.

Kemudian, berdasarkan data tracing kedua santri itu, diketahui baru saja pulang dari Ponpes di Sukamulya. "Ada 523 santri yang kita rapid test, dari jumlah tersebut ada 164 santri yang reaktif," ungkap Hendra.

Dari data itu, Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, kemudian menjadwalkan pelaksanaan Swab PCR tes kepada santri reaktif. Namun oleh pihak Ponpes, para santri reaktif itu justru dipulangkan.

"rencananya hari ini, tapi malah santri reaktif ini sudah dipulangkan pihak pesantren, padahal sudah kita larang," terang Hendra.

Atas kejadian itu, Dinkes Tangerang, saat ini tengah berkoordinasi dengan Kecamatan masing-masing domisili santri untuk melakukan tracing dari rumah masing-masing. "Pihak pesantren kita berikan teguran," katanya. (ds/sumber Merdeka.com)