press enter to search

Jum'at, 30/10/2020 02:48 WIB

dr Reisa Ungkap Cara Putus Mata Rantai Penularan Virus Corona

Dahlia | Jum'at, 16/10/2020 20:03 WIB
dr Reisa Ungkap Cara Putus Mata Rantai Penularan Virus Corona dr Reisa Brotoasmoro

Jakarta (aksi.id) - Satuan Tugas Penanganan Covid-19 menegaskan bahwa vaksinasi menjadi salah satu cara paling ampuh untuk memutus mata rantai penularan wabah Covid-19.

Hal tersebut dikemukakan Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Reisa Broto Asmoro dalam konferensi pers secara virtual di Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (16/10/2020).

"Vaksinasi merupakan salah satu cara ampuh untuk memutus rantai penularan penyakit, termasuk Covid-19," kata Reisa.

Reisa mengemukakan, vaksinasi dapat memberikan kekebalan tubuh buatan yang pada akhirnya membuat masyarakat kebal terhadap suatu penyakit tertentu. Imunitas, kata dia, pun semakin meningkat ketika vaksinasi dilakukan.


"Dalam misi yang sangat penting ini, pemerintah memastikan vaksin yang dikembangkan dan disiapkan terjamin aman. Punya khasiat tinggi atau maksimum efikasi, dan diterima luas oleh masyarakat," katanya.

Sebagai informasi, pemerintah telah berhasil mengamankan komitmen pasokan 213,1 juta dosis vaksin Covid-19. Vaksin ini berasal dari empat perusahaan farmasi luar negeri.

Vaksin yang berhasil diamankan antara lain Vaksin Sinovac, VaksinA42/Sinopharm, CanSino, hingga AstraZeneca. Adapun vaksinasi rencananya akan dilakukan kepada 160 juta penduduk Indonesia yang akan dimulai pada November 2020.

Pada kesempatan yang berbeda, Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Doni Monardo meminta masyarakat menjalankan protokol kesehatan secara ketat sampai vaksin Covid-19 tersedia. Hal ini akan menghindarkan masyarakat terinfeksi virus corona Covid-19.

"Vaksin yang terbaik sekarang adalah vaksin patuh kepada protokol kesehatan. #pakaimasker, #jagajarak dari kerumunan dan #cucitangan sesering mungkin dengan sabun dan air mengalir atau menggunakan cairan disinfektan," pungkas Doni Monardo.