press enter to search

Kamis, 22/10/2020 15:49 WIB

Di Bandara Soekarno-Hatta, Anak Milenial Bilang Terbang itu Amazing!

Redaksi | Sabtu, 17/10/2020 08:53 WIB
Di Bandara Soekarno-Hatta, Anak Milenial Bilang Terbang itu Amazing!

TANGERANG (aksi.id) - Wajah Aisha Rayan sumringah ketika tiba di terminal kedatangan Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta, Sabtu, 17 Oktober 2020.

Anak milenial dan kawannya itu baru saja tiba setelah sekitar dua jam terbang dari Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan.

"Begitu sampai di Bandara Soekarno-Hatta rasanya amazing. Terbang itu memang amazing ya. Apalagi di bandara ini pemandangannya asyik-asyik," tuturnya kepada Aksi.id dan BeritaTrans.com.

Dia mengemukakan merasa nyaman terbang dari Makassar hingga Bandara Soekarno-Hatta di tengah pandemi Covid-19. "Amazing banget setelah enam bulan nggak naik pesawat. Bisa pulang berlibur dulu ke rumah," ujarnya.

Hal senada dikemukakan Randi, teman Aisha. "Protokol kesehatan dipatuhi. Ada pemeriksaan kesehatan. Jadi nggak khawatir dengan Covid-19," ucap warga Rawalumbu, Kota Bekasi, itu.

Dengan kondisi pesawat dan bandara, yang higienis dan bebas Covis-19, mereka menyatakan bepergian menggunakan angkutan udara merupakan hal yang menyenangkan.

 Mereka mengungkapkan terbang ke bandara kelolaan PT Angkasa Pura II itu karena hendak berlibur di rumah selama dua hari. "Dua lebaran yakni Idhul Fitri dan Idhul Adha saya nggak di rumah. Harus tugas di daerah," cetus Aisha.

Terbang itu Mudah

Terbang melalui Bandara Soekarno-Hatta terbilang mudah dan cepat proses administrasi hingga naik ke pesawat.

Bila traveler belum sempat rapid test, dapat mengikuti uji kesehatan itu di bawah Stasiun Kalayang di bandara tersebut. Posisi stasun itu di seberang Terminal 2. Hanya butuh sekitar 20 menit untuk mengikuti rapid test.

Bila kelengkapan dokumen, termasuk rapid test, traveler dapat segera ke terminal keberangkatan. Atau bila memiliki waktu luang, dapat pula cuci mata melihat pemandangan di bandara.

Traveler juga dapat menikmati kopi hangat dan menyantap makanan di kedai koridor antara area parkir dengan Terrminal 2. Tersedia kopi sachet , yang harganya lumayan mahal, maklum di bandara, Mas Bro.

Walau di sana terdapat smoking area, namun sebaiknya berhenti merokok. Nggak baik buat kesehatan. Apalagi masak duit dibakar begitu dan cuma menghasilkan asap. Kalau maksa juga mau udud? Ya terserah aja. Sehat itu murah, sakit itu mahal! 

Semoga terus sehat. Tetap pakai masker. Jaga jarak. Rajin cuci tangan. Banyak makan yang bergizi. Perkuat ibadah dan doa.

Met terbang! Have a nice trip.

(Gus Awe).