press enter to search

Minggu, 01/11/2020 05:01 WIB

KFC Senopati Melanggar PSBB Disanksi Tutup, Denda Menanti

Redaksi | Minggu, 18/10/2020 09:46 WIB
KFC Senopati Melanggar PSBB Disanksi Tutup, Denda Menanti Foto: KFC di Senopati, Jaksel, terpantau tetap buka melayani pembeli. Sebelumnya Camat Kebayoran Baru menyatakan KFC tersebut disanksi karena melanggar ketentuan PSBB Transisi (Adhyasta Dirgantara/detikcom)

Jakarta (Aksi.id)  - Pihak pemerintah mengaku mendapat laporan KFC di Kawasan Senopati, Jakarta Selatan  ramai pengunjung melebihi aturan kapasitas masa PSBB transisi. Seharusnya, mereka menerapkan batas maksimal pengunjung yang makan di tempat (dine-in) 50 persen dari kapasitas.

"KFC baru buka. Kemarin siang, jelang Asar, ramai. Protokol kesehatan nggak jalan. Cerita pemilik, hari itu hujan, baru buka, orang pada mau masuk. Katanya begitu," ucap Camat Kebayoran Baru Tommy Fudihartono saat dihubungi, Sabtu (17/10/2020).

"Di (aturan) Pergub kan kapasitas 50 persen," ujarnya.

Tommy dan Satpol PP Jakarta Selatan menyegel restoran tersebut. Dia meminta manajemen menutup KFC tersebut sementara selama 24 jam sejak Jumat (16/10) pukul 21.00 WIB,

"Kita BAP, kita pasang stiker. Pertama kan disegel dulu, kalau melanggar, denda Rp 50 juta," kata Tommy.

Namun, pada Sabtu, (17/10) pagi, KFC masih tetap buka dan menerima pelanggan, Pantauan detikcom, pukul 12.18 WIB, tampak banyak pelanggan mendatangi gerai KFC yang berlokasi di Jl Senopati 8, Senayan, Kebayoran Baru, Jaksel. Tampak ada pengunjung yang makan di dalam atau luar ruangan gerai KFC tersebut.

Terlihat juga ada pengunjung yang duduk di luar karena masuk daftar tunggu. Selain itu, terlihat resto tersebut melayani take away.

Salah satu staf yang tak bersedia disebutkan namanya mengatakan layanan makan di tempat (dine in) berjalan hingga pukul 18.00 WIB. Dia mengatakan resto menerima pelanggan tak melebihi dari setengah kapasitas yang ada.

detikcom telah berupaya menemui manajemen atau pihak yang berwenang di lokasi untuk dimintai tanggapan. Namun pihak manajemen KFC Senopati belum ada yang bersedia diwawancara terkait restoran yang buka hari ini dan soal sanksi dari Satpol PP.

Satpol PP pun langsung betindak. Mereka mendatangi lokasi untuk kembali mengecek, dan kembali menutup lokasi tersebut.

"Kita sudah tutup lagi kok. Iya kan kemarin kita udah tutup, dia buka, tadi udah saya perintahkan tutup lagi," ucap Kasatpol PP DKI Jakarta Arifin, saat dihubungi.

"Ditutup 24 jam ke depan, dan bayar denda. Kita panggil pemiliknya," ujarnya.

Menurut Arifin, pihak KFC Senopati akan diberi denda sesuai dengan Pergub DKI Jakarta nomor 101. Di situ, ada aturan denda progresif jika terjadi pengulangan pelanggaran.

"Kalau dia masuk progresif ya maksimal Rp 50 juta. Maksimal Rp 50 juta," katanya. (ny/Sumber; detik.com)