press enter to search

Kamis, 22/10/2020 15:59 WIB

Palopo Terendam Banjir 1 Meter, Ratusan Jiwa Krisis Makanan dan Minuman

Dahlia | Minggu, 18/10/2020 22:50 WIB
Palopo Terendam Banjir 1 Meter, Ratusan Jiwa Krisis Makanan dan Minuman Warga Palopo terkepung banjir setinggi satu meter akibat hujan deras dan meluapnya sejumlah sungai, Minggu (18/10/2020). (Foto: iNews/Nasruddin Rubak)
PALOPO (aksi.id) - Sejumlah wilayah di Kota Palopo Sulawesi Selatan (Sulsel) terendam banjir hingga setinggi satu meter, Minggu (18/10/2020). Banjir terjadi akibat hujan deras yang mengguyur wilayah itu sejak Sabtu (17/10/2020) malam.

Dampak banjir terparah dirasakan warga di lingkungan Marobo, Kelurahan Salubattang, Kecamatan Telluwanua. Banjir di daerah itu, mengakibatkan warga terisolas dan mengalami krisis air bersih dan bahan kebutuhan pokok.

Selain rumah, banjir juga membuat fasilitas umum seperti rumah ibadah, sekolah dan akses jalan terendam dengan ketinggian hingga 80 cm.

Untuk membantu para korban banjir pihak Badan Penanggulangan Bencana BPBD Kota Palopo menurunkan sejumlah personel untuk membantu mengevakuasi warga dan barang berharga.

Ketua Tim TRC BPBD Kota Palopo, Ricar mengatakan, banjir ini diakibatkan luapan air Sungai Salubattang.

"Ini diakibatkan luapan Sungai Salubattang, jadi tadi kita juga evakuasi harta benda warga, dan saat ini kita mendirikan tenda bencana," kata Ricar, Minggu (18/2/10/2020).

Warga Salubattang, Kahar Iting mengaku keluarganya sangat butuh bantuan makanan dan air bersih akibat terisolasi banjir.

"Kita butuh bantuan saat ini khususnya makanan siap saji tadi sudah ada benerapa warga kita evakuasi dengan perahu kayu, banjir ini merupakan banjir terparah dalam tiga tahun terakhir," ungkap Kahar. 

Dari pantauan di lokasi, aktivitas warga terhambat lumpuh, sementara warga yang memaksa melintas menggunakan sepeda motor terjebak bahkan tak sedikit dari mereka terpaksa mendorong kendaraan ke tempat yang aman. (lia/sumber:inews)

Keyword Banjir Palopo