press enter to search

Minggu, 29/11/2020 00:51 WIB

Zona Merah di Jabar Tinggal Kabupaten Bekasi dan Kota Cirebon

Redaksi | Selasa, 20/10/2020 09:25 WIB
Zona Merah di Jabar Tinggal Kabupaten Bekasi dan Kota Cirebon     Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

BANDUNG (Aksi.id) - Jumlah zona merah penularan Covid-19 di Jawa Barat tinggal dua wilayah. Jumlah itu menurun dibandingkan pekan lalu yang mencapai tiga daerah.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyebutkan hasil terbaru level kewaspadaan di Jabar. Kata dia, saat ini hanya tersisa di dua daerah zona merah yakni Kabupaten Bekasi dan Kota Cirebon.

"Zona merah sekarang cuma dua. Sempat tujuh, lima, tiga, sekarang di minggu ini laporannya Kabupaten Bekasi dan Kota Cirebon," ujar Emil, panggilan Ridwan Kamil dalam jumpa pers virtual penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi Daerah Provinsi Jabar, Senin (19/10).

Emil mengemukakan, terkait upaya pengendalian Covid-19 ini karena konsistensi aparat kewilayahan. Wilayah Bogor, Depok, dan Bekasi atau Bodebek yang biasa menjadi episentrum kini menunjukkan keterkendalian yang signifikan.

"Mudah mudahan dengan metode yang terus kita lakukan zona merah bisa nol sama sekali karena Bodebek sudah konsisten selama tiga minggu, hanya satu zona merah sehingga mudah-mudahan betul-betul bisa clear," ujarnya.

Sebagaimana diketahui, zona merah di Jabar pada pekan lalu dihuni oleh tiga daerah yaitu Kabupaten Karawang, Kabupaten Bekasi, dan Kabupaten Kuningan. Kabupaten Karawang dan Kuningan telah turun dari zona merah.

Pada kesempatan itu, Emil juga menyampaikan perkembangan jumlah pengetesan swab sesuai dengan standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yakni satu persen dari total penduduk. Artinya, masyarakat Jabar yang harus dites berjumlah sekitar 500 ribu orang.

"Minggu ini tes PCR sudah memenuhi standar WHO. Rakyat Jabar kali satu persennya sudah dilakukan tes PCR, 500 ribu tes PCR akan kita terus tingkatkan upaya pengendalian dan tingkat kapasitas testing," ujarnya.

Dalam situs pantau Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Jabar (Pikobar) hingga pukul 15.34 WIB, tercatat pengetesan swab PCR mencapai 499.269 spesimen.

Selain itu, Emil yang juga yang juga Ketua Komite Kebijakan Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Daerah Provinsi Jabar menuturkan, tingkat kematian akibat Covid-19 menurun.

"Tingkat kematian menurun di minggu ini ada di 1,85 persen dan tingkat kesembuhan di angka 67 persen. Angka reproduksi 1,04," katanya. (ds/sumber CNNIndonesia.com)