press enter to search

Sabtu, 28/11/2020 14:27 WIB

Luncurkan Layanan Mobile OMMS untuk Kepelautan dan Perkapalan, Dirjen Hubla Apresiasi Kantor Kesyahbandaran Tanjung Priok

Redaksi | Kamis, 22/10/2020 14:52 WIB
Luncurkan Layanan Mobile OMMS untuk Kepelautan dan Perkapalan, Dirjen Hubla Apresiasi Kantor Kesyahbandaran Tanjung Priok

JAKARTA (Aksi.id) - Dirjen Perhubungan Laut (Hubla) Agus H Purnomo meluncurkan One Stop Mobile Maritime Service (OSMMS) pelayanan terbaru Kantor Kesyahbandaran Utama Tanjung Priok di Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP), Kamis (22/10/2020).

Peluncuran oleh Dirjen Hubla itu dihadiri Direktur Perkapalan dan Kepelautan Ditjen Hubla Hermanta,  Syahbandar Utama Tanjung Priok Capt. Wisnu Handoko,  Ketua STIP Amiruddin,, Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Sunda Kelapa Roni Fahmi, Kepala KSOP Marunda Iwan Sumantri dan Kepala KSOP Kepulauan Seribu Hanif Kartika Yudha.

Peluncuran OMMS itu juga diwarnai oleh kampanye keselamatan pelayaran, berupa pembagian life jacket kepada sejumlah operator kapal dan nelayan.

Agus Purnomo menyatakan mengapresiasi peningkatan layanan oleh Kantor Kesyahbandaran Utama Tanjung Priok sehingga publik lebih mudah mengakses pelayanan. Layanan ini menjadi salah satu jawaban terhadap tuntutan publik agar birokrasi terus meningkatkan kualitas pelayanan.

 Dengan adanya pelayanan mobile itu, dia mengemukakan selain memudahkan publik mengakses pelayanan, juga mencegah kerumuman di kantor Kesyahbandaran Utama Tanjung Priok.

Di tengah kondisi pandemi Covid-19, dia memgemukakan pelayanan harus mengedepankan protokol kesehatan. Pelayanan mobile ini juga menjadi salah satu solusi agar pelayanan berlangsung dengan lebih baik, namun protokol kesehatan tetap dijunjung.

 

Sementara itu, Kepala  Syahbandar Utama Tanjung Priok Capt. Wisnu Handoko mengungkapkan mobil keliling ini menyediakan begitu banyak pelayanan kepada pemilk dan operator kapal.

Pelayanan dalam kepelautan, Wisnu menjelaskan berupa pembuatan buku pelaut, perpanjangan buku pelaut, penggantian buku pelaut serta penyijilan buku pelaut.

Sedangkan perkapalan, dia mengungkapkan berupa PAS besar, PAS kecil, gross akta, surat ukur, sertfikat keselamatan kapal, dan sertifikat kecakapan kepelautan.

Mobil layanan keliling, mantan Direktur Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Semarang tersebut mengutarakan akan mengunjungi sekolah pelayaran, maskapai pelayaran, dan instansi terkait pelayaran.

"Seperti STIP, BP3IP, Poltekpel, Pertamina, kamtor Imigrasi, serta UPT di wilayah koordinasi Kantor Kesyahbandaran Utama Tanjung Priok," jelasnya.

Merespon kehadiran mobil pelayanan keliling itu, Ketua STIP Amiruddin mengemukalkan menjadi berita gembira bagi peserta didik di STIP.

"Taruna, yang hendak praktik layar, dapat mengurus pembuatan buku pelaut. Selain itu, taruna juga dapat memperpanjang buku pelaut," ujarnya.

Sedangkan Direktur Perkapalan dan Kepelautan Hermanta menyatakan inovasi pelayanan berplatofrm digital dan mobile itu menjadi bagian dari menyongsong Revolusi Industru 4.0. (ahmad/fahmi/awe).