press enter to search

Minggu, 29/11/2020 01:12 WIB

Presiden Jokowi Berharap Santri Terus Jaga NKRI

Redaksi | Kamis, 22/10/2020 15:27 WIB
Presiden Jokowi Berharap Santri Terus Jaga NKRI  Presiden RI Joko Widodo.


JAKARTA (Aksi.id) - Presiden Joko Widodo menyampaikan harapannya kepada santri pada Hari Santri Nasional. Jokowi berharap agar santri terus menjadi bagian dan andil dalam menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Sampai hari ini, sejarah mencatat peran besar para ulama, para kiai, para santri dalam menjaga NKRI, memandu ke jalan kebaikan, ke jalan kebenaran, ke jalan kemajuan," kata Jokowi dalam akun instagramnya @jokowi, Kamis (22/10).

Jokowi mengingatkan sendiri bahwa pada 22 Oktober 1945, KH Asy`ari memulai pergerakan revolusi jihad. Jokowi berharap pergerakan itu terus hadir untuk mempertahankan bangsa.

"Pada 22 Oktober 1945, tepat 75 tahun lampau, Kiai Hasyim Asy`ari menyerukan Resolusi Jihad sebagai bentuk komitmen dan kewajiban umat Islam mempertahankan bangsa dan negara ini," jelas dia.

Di masa sekarang, Jokowi berharap para kiai hingga santri bisa terus bersama menghadapi tantangan negara. Adapun salah satu tantangan yang kini dihadapi oleh Indonesia ialah soal pandemi Corona Virus Disease (Covid9). Jokowi yakin, Indonesia bisa melewati pandemi ini

"Bersama para ulama, kiai, dan para santri, Indonesia akan selalu mampu mengarungi segala tantangan zaman, termasuk melewati masa-masa sulit karena pandemi ini," tutup dia.

Diketahui, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meneken Keputusan Presiden Nomor 22 Tahun 2015 sebagai Hari Santri Nasional. Penetapan ini dinilai sebagai pemenuhan janji kampanye Jokowi dalam Pilpres 2014.

22 Oktober 1945 dianggap sebagai resolusi jihad di mana santri dan ulama bersatu serta berkorban untuk mempertahankan Indonesia.

Saat itu Hasyim Asy`ari yang menjabat sebagai Rais Akbar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menetapkan resolusi jihad melawan pasukan kolonial di Surabaya, Jawa Timur. (ds/sumber CNNIndonesa.com)