press enter to search

Sabtu, 28/11/2020 23:54 WIB

Jaringan Terowongan Misterius dan Kantor `Rahasia` di Bawah Kota London

Dahlia | Kamis, 22/10/2020 23:29 WIB
Jaringan Terowongan Misterius dan Kantor `Rahasia` di Bawah Kota London Foto: GETTY IMAGES

Jakarta (aksi.id) - Terowongan bawah tanah misterius di Inggris telah menggelitik rasa ingin tahu banyak orang selama puluhan tahun. Namun, hingga baru-baru ini, pihak berwenang selalu menutup-nutupi keberadaannya.

Pada 2017, data yang diterbitkan Land Registry (lembaga yang mendata kepemilikan lahan dan properti di Inggris) mengungkap keberadaan jaringan dan jalur telekomunikasi sepanjang empat juta kilometer di bawah kota London, banyak di antaranya diam-diam dibangun oleh Kantor Pos, British Telecom, dan Kementerian Pertahanan.

Ini adalah kapsul waktu yang sungguh menakjubkan.

Sistem terowongan dan ruang bawah tanah era Perang Dingin yang misterius dan jumlahnya ratusan ini, telah menggelitik rasa ingin tahu banyak orang selama beberapa dekade. Namun, hingga baru-baru ini, pihak berwenang selalu merahasiakannya rapat-rapat. Banyak di antara terowongan itu milik Kementerian Pertahanan dan tidak pernah diketahui publik.

Pengungkapan yang paling menarik adalah terowongan rahasia Postmaster General di bawah jantung pemerintahan di 57 Whitehall. Terowongan itu dibangun untuk melindungi mesin dan komunikasi dari ancaman bom atom selama Perang Dingin, dan bunker itu tembus ke ruang bawah tanah Kantor Perang Lama, yang pernah digunakan oleh Winston Churchill.

Pada tahun 2014, jaringan hotel Raffles membeli gedung seluas 54.000 meter persegi itu dari Kementerian Pertahanan seharga 350 juta poundsterling. Dinamakan "The OWO", landmark kota London itu akan dibuka sebagai salah satu hotel termewah dunia pada tahun 2022.

Lebih dari 30 roda gigi dan selusin lift yang membentang dari daerah kelas pekerja East End hingga jantung Whitehall, menghubungkan terowongan Postmaster General ke jaringan bawah tanah rahasia, yang sebagian besar diam-diam menembus ke gedung-gedung pemerintah dan sentral telepon.

Keterangan gambar,

Masyarakat luas bisa mengunjungi bunker Winston Churchill di Kantor Perang Lama (Old War Office).

Melangkah lebih jauh, di dekat Whitehall, terdapat sentral telepon anti-bom atom di bawah jalan High Holborn, yang awalnya dibangun oleh pemerintah sebagai tempat berlindung dari serangan udara pada awal 1940-an. Dari 1960-an hingga 1980-an, tempat tersebut menjadi lokasi pertemuan rahasia lebih dari 200 insinyur.

Shelter itu memiliki enam terowongan; awalnya hanya dua kemudian ditambahkan empat terowongan untuk menjadi titik akhir kabel telepon transatlantik pertama, dan cukup luas untuk menampung restoran staf, kedai teh, ruang permainan, dan bar.

Barnya diklaim sebagai yang terdalam di Inggris, terletak sekitar 60 metr di bawah stasiun kereta bawa tanah Chancery Lane.

Meskipun masyarakat tidak bisa mengakses terowongan-terowongan yang baru ditemukan ini, ada satu bunker bawah tanah di Whitehall yang dibuka untuk umum sejak tahun 1984: Ruang Perang Kabinet, kantor bawah tanah mantan PM Inggris Winston Churchill.

Yang tidak diketahui siapa pun sampai sekarang, ternyata kita bisa berjalan sejauh 6 km dari kantor itu ke arah timur kemudian muncul dari terowongan akses di tengah jalan raya Bethnal Green Road, E1.

Guy Shrubsole, yang memetakan data Land Registry ini dan mengungkapkan beberapa terowongan rahasia di blognya Who Owns England dan kemudian di dalam bukunya, menyusuri terowongan di High Holborn dengan bantuan beberapa penjelajah kota sambil melakukan penelitian.

"Ini adalah kapsul waktu yang menakjubkan di bawah sana, mungkin berasal dari tahun 70-an dilihat dari dekorasinya," katanya.

"Rasanya hampir seperti stasiun luar angkasa di bawah tanah, dengan terowongan berliku ini yang sepertinya tak ada ujungnya, tapi penuh dengan peralatan komunikasi yang berdebu dari zaman Perang Dingin."

Shrubsole baru bisa mendapat akses ke satu bagian dari sistem terowongan, namun ia mengatakan jelas ada jaringan yang jauh lebih besar.

"Bagian yang kami masuki jelas-jelas sudah diabaikan, meskipun lampunya masih menyala saat kami berada di dalamnya, jadi ia masih dirawat sampai batas tertentu."

"Banyak air menetes dari dinding dan ada karat di mana-mana; tapi terowongan di level yang lebih dalam, saya kira, masih digunakan. Kalau tidak, saya tidak yakin mengapa mereka akan menutup akses ke sana. "

Old War Office
 
Keterangan gambar,

Kantor Perang Lama (Old War Office) di White Hall diubah menjadi Hotel Raffles Hotel bernama "The OWO".

Mark Ovenden, penulis, penyiar dan penulis Underground Cities: Mapping the tunnels, transits and networks underneath our feet, yang dirilis pada bulan September, mengatakan dalam bukunya bahwa London adalah salah satu kota yang "memiliki variasi lorong, saluran, dan terowongan bawah tanah paling rumit dan tersembunyi di dunia"

Ini, katanya, sebagian karena selama Revolusi Industri, ada masa ketika London menjadi kota tersibuk dan termodern di dunia. Ada lebih banyak kebutuhan untuk menggunakan ruang-ruang di bawah kota daripada di tempat lain.

"Kota itu sangat besar sehingga mereka tidak dapat menghancurkan area yang sudah dibangun, jadi mereka harus membangun di bawahnya," katanya. "Ada sangat banyak orang yang sudah lama tinggal di sana dalam periode ketika teknologi memungkinkan pembuatan lebih banyak terowongan."

Inggris adalah salah satu negara yang paling banyak dipetakan. Ordnance Survey atau badan pemetaan nasional untuk Inggris Raya telah menjelajahi setiap jengkal permukaan tanahnya, tapi di bawah, masih banyak misteri yang tersisa.

Namun, untuk pertama kalinya, agensi tersebut mencoba membuat gambaran mendetail tentang lanskap bawah tanah Inggris Raya dengan memetakan aset bawah tanahnya.

Project Iceberg, kolaborasi antara Connected Places Catapult (sebelumnya Future Cities Catapult), British Geological Survey, and the Ordnance Survey, berusaha mengumpulkan data bawah tanah yang, di London, mencakup informasi mengenai terowongan transportasi, catatan geologi, dan peta utilitas bawah tanah.

Ada lebih dari 1,5 juta km layanan bawah tanah di Inggris. Ada layanan air, saluran pembuangan, gas, listrik dan diperkirakan 4 juta km atau lebih jalur data.

Salah satu poin penting, menurut Stephanie Bricker, pemimpin tim di Urban Geoscience, British Geological Survey, yang mengerjakan Project Iceberg, adalah bahwa tidak ada tempat yang menjadi pusat penyimpanan data tentang kota bawah tanah. "Semuanya disimpan di tempat yang berbeda oleh orang yang berbeda," katanya.

Sementara fokus awal Survei Geologi Inggris adalah pada utilitas, yaitu, gas, listrik, jaringan pipa air, dan seterusnya, ada aspek budaya dan sejarah bawah tanah yang tidak dieksplorasi.

"Kami mengajukan sejumlah dana untuk mulai mencoba memetakannya di Nottingham dan Edinburgh, dua kota lain dengan sejarah kota bawah tanah yang kaya dan kaya," katanya.

"Yang ingin kami lakukan adalah mulai mengeksplorasi tidak hanya interaksi fisik tetapi juga interaksi sosial dengan penggunaan fisik tersebut."

Saat ini mulai ada peningkatan minat publik, di Inggris dan di tempat lain, untuk mengungkap rahasia, baik secara harfiah maupun metaforis, yang telah lama tersembunyi di bawah kaki kita.

"Mereka benar-benar rahasia keamanan nasional pada suatu waktu," kata Anna Powell-Smith, Pendiri, Center of Public Data, tentang terowongan-terowongan rahasia tersebut. "Dan kemudian mereka tidak digunakan lagi dan tidak pernah dipetakan oleh proyek publik mana pun karena tidak pernah ada kebutuhan untuk melakukannya."

Desas-desus beredar bahwa stasiun kereta bawah tanah Westminster baru dibangun setelah pemerintah menolak banyak rute, tanpa penjelasan, barangkali karena adanya jaringan terowongan rahasia yang menghubungkan gedung-gedung pemerintah di daerah tersebut, seperti yang kemudian diketahui.

Di kota dengan pengawasan tinggi dan dijaga ketat seperti London, ruang bawah tanah menjadi tempat untuk mengubur rahasia.

"Saat Anda menginjakkan kaki di atas trotoar jalan di London, Anda berjalan di atas ratusan mil terowongan dan lorong dan saluran serta pipa limbah dan bilik serta tempat rahasia yang sama sekali tidak diketahui orang di sana," kata Ovenden.

Misalnya terowongan pelarian yang dikabarkan telah dibangun menjadi berbagai jalur kereta bawah tanah, termasuk jalur Jubilee, untuk membantu Keluarga Kerajaan melarikan diri dari Istana Buckingham jika mereka dalam bahaya.

Benarkah demikian? Suatu hari nanti semuanya akan terungkap, kata Ovenden. Tapi untuk saat ini, itu menjadi rahasia lainnya yang tersimpan aman di bawah jalanan London yang sibuk.

(sumber:bbc)