press enter to search

Sabtu, 28/11/2020 14:07 WIB

11 Tenaga Medis Terpapar Covid-19, Puskesmas Wara Kota Palopo Ditutup

Dahlia | Sabtu, 24/10/2020 21:16 WIB
11 Tenaga Medis Terpapar Covid-19, Puskesmas Wara Kota Palopo Ditutup Foto: ilustrasi

Palopo (aksi.id) - Sebanyak 11 tenaga medis yang bertugas di puskesmas Wara, Kota Palopo, Sulawesi Selatan (Sulsel), terkonfirmasi positif Covid-19. Banyaknya tenaga medis yang positif dari hasil swab membuat Puskesmas Wara harus ditutup sementara sehingga pelayanan kesehatan lumpuh total.

"Untuk sementara Puskesmas Wara ditutup karena hasil pemeriksaan swab, ada 11 tenaga kesehatan yang terkonfirmasi positif Covid-19," kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Palopo Ns Taufiq, Sabtu (24/10/2020) sore.

Puskesmas Wara tidak memberikan pelayanan kepada warga yang hendak berobat untuk sementara demi mengantisipasi penyebaran Covid-19. Karena itu, warga diminta berobat ke puskesmas terdekat lainnya hingga puskesmas ini kembali dibuka pada Sabtu (30/10/2020) nanti.

Asisten II Pemkot Kota Palopo yang merangkap sebagai Kepala Dinas Kesehatan Kota Palopo ini menambahkan, sejak masa pandemi, sudah 40 tenaga kesehatan positif Covid-19 di Kota Palopo.

"Ada sekitar 40 orang yang terpapar Covid-19, termasuk Puskesmas Wara. Petugas medi selain yang di Puskemas Wara ini sudah sembuh," katanya.

Sementara Juru Bicara (Jubir) Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kota Palopo, Dokter Ishak yang dikonfirmasi membenarkan masih ada tenaga medis yang terpapar Covid-19 di sejumlah rumah sakit dan puskesmas di KoTa Palopo. Namun, dia mengaku tidak mengetahui pasti jumlah total tenaga medis yang positif Covid-19.

"Jumlahnya tidak tahu pasti, tapi banyak itu," kata Dokter Ishak melalui telepon selulernya.

Kurangnya sosialisasi penutupan Puskesmas Wara membuat banyak warga dan keluarga pasien yang hendak berobat atau mengurus administrasi kesehatan terpaksa menelan kekecewaan. Salah satunya keluarga pasien, Ani, yang terpaksa memilih kembali ke rumah setelah melihat gerbang Puskesmas Wara dalam kondisi tertutup.

"Saya mau urus surat keterangan sakit tapi tidak ada pelayanan, saya juga tidak tahu kalau tutup karena tidak ada sosialisasi sebelumnya," kata Ani yang ditemui di halaman Puskesmas Wara.

Dari pantauan di lokasi, meski tampak tak ada satupun aktivitas pelayanan kesehatan, proyek pembangunan kantor masih berjalan. Sejumlah pekerja bagunan masih beraktivitas tanpa protokol kesehatan, termasuk tidak menggunakan masker. (lia/sumber:inews)