press enter to search

Selasa, 24/11/2020 03:01 WIB

Pengguna KA Membludak, Penumpang Diimbau Rapid Test H-1 Keberangkatan

Fahmi | Minggu, 25/10/2020 15:03 WIB
Pengguna KA Membludak, Penumpang  Diimbau Rapid Test  H-1 Keberangkatan Foto:fahmi/Kereta api jarak jauh melintasi salah satu stasiun KRL di Jakarta.

JAKARTA (Aksi.id) - Menjelang libur panjang pada akhir Oktober 2020 terjadi peningkatan jumlah penumpang kereta api jarak jauh (KAJJ) yang berangkat dari wilayah PT KAI Daop 1 Jakarta.

Penumpang yang akan rapid tes di stasiun diimbau melakukannya satu hari atau H-1 sebelum keberangkatan, guna mencegah keterlambatan dalam antrean dengan penumpang lain

Dari data pemesanan tiket per tanggal 24 Oktober 2020 menunjukkan angka tertinggi untuk keberangkatan antara tanggal 27 Oktober 2020 dengan volume sementara sekitar 7.270 hingga Rabu 28 Oktober 2020 dengan volume sementara sekitar 7.679 penumpang.

"Data tersebut masih dapat berubah karena masih terdapat pemesanan tiket secara online," ujar Kahumas PT KAI Daop 1 Jakarta Eva Chairunisa pada keterangan resmi, Ahad (25/10/2020).

Jumlah rata-rata penumpang per hari pada moment libur panjang tersebut bertambah dua kali lipat lebih jika dibandingkan akhir pekan minggu lalu pada Jumat, 16 Oktober 2020 yakni sebesar 2.876 penumpang dengan total KA yang dioperasikan sebanyak 18 KA.

"Untuk mengakomodir kebutuhan pengguna jasa KA yang mengalami peningkatan, maka pada periode moment libur panjang ini akan terdapat sampai dengan 27 perjalanan KAJJ per hari yang akan berangkat dari area Daop 1 Jakarta dengan berangkatan awal dari Stasiun Gambir, Stasiun Pasar Senen dan Stasiun Jakartakota,"kata Eva.

Bertambahnya penumpang KA jelang libur panjang juga berdampak pada padatnya antrian rapid tes di stasiun. Tercatat pada 24 dan 25 Oktober 2012 layanan rapid di Stasiun Pasar Senen dan Gambir rata-rata melayani hingga sekitar 1.100 calon penumpang yang melakukan tes rapid.

Untuk menghindari keterlambatan atau tertinggal KA, Penumpang dihimbau agar melakukan rapid tes H-1 sebelum jadwal keberangkatan bagi calon penumpang yang ingin memanfaatkan layanan rapid tes di stasiun.

"Calon penumpang diharapkan dapat mengatur waktu keberangkatannya dan menyiapkan rentang waktu yang cukup jika tetap akan melakukan rapid tes pada hari yang sama dengan hari keberangkatan, tidak disarankan datang tiga jam sebelum keberangkatan untuk menghindari resiko tertinggal KA mengingat antrian Rapid Tes di Stasiun cukup padat," imbau Eva.

Rapid tes bagi calon penumpang KA tidak harus dilakukan di stasiun namun dapat juga dilakukan di klinik-klinik terdekat yang menyediakan fasilitas rapid tes. Di area Daop 1 Jakarta layanan rapid tes bagi calon penumpang dilayani di Stasiun Gambir dan Stasiun Pasar Senen dengan jam operasional pukul 07.00 WIB s.d 19.00 WIB serta biaya sebesar Rp85.000.

"Calon penumpang KA yang ingin melakukan rapid tes di stasiun harus memiliki kode booking tiket KAJJ yang telah terbayar lunas,"tambah Eva.

Eva juga menuturkan, bagi calon penumpang yang kedapatan reaktif saat rapid tes tidak diperkenankan melakukan perjalanan KA dan tiket akan dilakukan pengembalian bea 100% diluar bea pesan serta disarankan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan lebih lanjut.

Untuk ketentuan reservasi tiket KA saat ini dapat dipesan mulai H-7 sebelum keberangkatan secara online melalui Aplikasi KAI Access atau channel eksternal yang telah bekerjasama. Pelayanan tiket di loket stasiun hanya melayani penumpang goshow 30 menit sebelum KA berangkat. (fahmi)