press enter to search

Sabtu, 28/11/2020 15:15 WIB

Terapung 2 Hari, Perbekalan Habis, 5 Nelayan Kuala Tanjung Diselamatkan Kapal Bakamla RI di Perbatasan Malaysia

Ahmad Bashori | Kamis, 29/10/2020 05:02 WIB
Terapung 2 Hari, Perbekalan Habis, 5 Nelayan Kuala Tanjung Diselamatkan Kapal Bakamla RI di Perbatasan Malaysia Foto:humasbakamla

BATAM (aksi.id) - Lima nelayan tradisional asal Kuala Tanjung, Sumatera Utara yang terombang ambing hingga perbatasan Malaysia diselamatkan anggota KN Pulau Dana-323 milik Bakamla RI.

 

Seorang nelayan Abdulrahman mengaku, ia bersama empat rekannya niat melaut dengan harapan membawa ikan yang melimpah.

Namun nasib baik sedang tidak berpihak kepadanya.

Tiba-tiba, kapal kayu yang digunakannya untuk mencari nafkah mengalami mati mesin.

Abdulrahman dan keempat temannya harus terapung-apung selama dua hari di tengah laut tanpa adanya tanda-tanda kapal nelayan lain yang mendekat ke arahnya.

Harapan mulai datang saat mereka melihat kapal putih bertuliskan Indonesia Coast Guard mendekat ke arahnya.

Melihat kapal kayu yang terapung, Komandan KN Pulau Dana - 323 Letkol Bakamla Hananto Widhi memerintahkan untuk mendekat.

Setelah dilakukan kontak secara visual, awak kapal kayu tersebut memberikan sinyal memohon pertolongan.

Komandan KN Pulau Dana - 323 mengerahkan personelnya untuk mendekat menggunakan Rigid Hulled Inflatable Boat (RHIB).

Personel yang telah sampai di atas kapal kayu melaporkan bahwa kapal mengalami kerusakan dan mati mesin.

Kapal Abdurahman pun ditarik mendekat ke lambung kiri KN. Pulau Dana - 323 dan seluruh awak kapal dipersilahkan untuk beristirahat sejenak di atas KN. Pulau Dana - 323.

Sambil menunggu kapal diperbaiki oleh personel KN. Pulau Dana - 323, Abdulrahman menceritakan kepada Komandan KN. Pulau Dana - 323 bahwa dirinya dan keempat temannya sudah terapung selama dua hari.

Mereka juga sudah kehabisan persediaan air minum dan makanan.

"Untung saja kami diselamatkan oleh Bakamla RI, kalau tidak, sebentar lagi kami sudah terbawa arus memasuki perairan Malaysia", ucap Abdulrahman dalam keterangan yang diterima TribunBatam.id, Selasa (28/10/2020).

Selang beberapa waktu, kapal nelayan sudah selesai diperbaiki.(amt/tribunnews.com/foto:humasbakamla)

 

Keyword Bakamla