press enter to search

Sabtu, 28/11/2020 15:25 WIB

Teror Penusukan di Nice Prancis, Seorang Tewas Dipenggal

Dahlia | Kamis, 29/10/2020 20:42 WIB
Teror Penusukan di Nice Prancis, Seorang Tewas Dipenggal Foto: Suasana pascapenusukan di Kota Nice, Prancis (AP/Alexis Gilli)

Jakarta (aksi.id) - Serangan teror terjadi di Notre Dame Basilica Church, Kota Nice, Prancis Kamis (29/10/2020) waktu setempat. Sang pelaku melakukan penusukan hingga menewaskan tiga orang.

"Saya dapat mengkonfirmasi ini adalah serangan teror di Notre-Dame Basilica," ujar Wali Kota Nice Christine Estrosi, sebagaimana dikabarkan Al-Jazeera.

Seorang wanita berlindung di bar terdekat tempat dia meninggal karena luka-luka yang diderita. Yang lainnya terbunuh dengan cara yang paling "mengerikan", katanya "seperti profesor".

Hal itu mengacu untuk serangan baru-baru ini terhadap guru bahasa Prancis Samuel Paty, yang dipenggal di siang hari bolong.

"Tampaknya, berdasarkan temuan polisi, perempuan yang berada di dalam gereja itu telah dipenggal," kata Estrosi.

Presiden Emmanuel Macron sedang menuju ke Nice. Sementara Menteri Dalam Negeri Gerald Darmanin mengadakan pertemuan darurat saat dia memperingatkan orang-orang untuk menghindari lokasi serangan.

Serangan itu lantas menuai respons dari para pemimpin politik di Prancis.

Jean-Luc Melenchon, pemimpin partai sayap kiri France Insoumise, men-tweet: "Pikiran dan belas kasih untuk para korban serangan di #Nice."

Anne Hidalgo, wali kota Paris, berkata: "Pikiran pertama saya tertuju pada para korban dan orang yang mereka cintai yang terkena dampak serangan mengerikan ini. Orang-orang Nice, serta wali kota @cestrosi, dapat mengandalkan dukungan dari kota Paris." (lia/sumber:cnbcindonesia)

Keyword Teror Prancis