press enter to search

Selasa, 24/11/2020 01:37 WIB

Kereta Api dari Jakarta Berangkatkan Lebih Dari 30 Ribu Penumpang pada Libur Panjang

Dahlia | Jum'at, 30/10/2020 15:15 WIB
Kereta Api dari Jakarta Berangkatkan Lebih Dari 30 Ribu Penumpang pada Libur Panjang Foto:istimewa

JAKARTA (aksi.id) – Manajemen PT KAI Daop 1 Jakarta telah memberangkatkan sebanyak 30.470 penumpang dari Stasiun Gambir, Pasarsenen dan Jakarta Kota pada libur panjang periode 27 s.d 30 Oktober 2020.

Kahumas PT KAI Daop 1 Jakarta Eva Chairunisa pada rilisnya menyebutkan, tujuan favorit para penumpang kali ini antara lain kota Yogyakarta, Bandung, Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Dengan adanya peningkatan penumpang KA tersebut, KAI Daop 1 Jakarta juga mengoperasikan KA Tambahan secara bertahap hingga 27 KA per hari mulai tanggal 27 Okt s.d 1 Nov 2020 dengan pemberangkatan 12 KA dari Stasiun Gambir, 13 KA dari Stasiun Pasarsenen dan 2 KA dari Stasiun Jakarta Kota.

“Meski perjalanan KA ditambah sampai dengan 27 KA per hari dan volume penumpang KA meningkat, namun PT KAI Daop 1 Jakarta tetap konsisten menerapkan prosedur pencegahan Covid-19 baik di area Stasiun dan perjalanan KA di atas KA. Seperti, pembatasan okupansi penumpang maksimal sebanyak 70 persen dari kondisi normal,” ujar Eva di Jakarta, Jumat (30/10/2020).

Peningkatan volume pengguna jasa KA juga diikuti dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat di Stasiun dan di atas KA.

“Penumpang yang akan berangkat diwajibkan melampirkan hasil tes rapid atau pcr serta pengukuran suhu tubuh, jika terdapat calon penumpang dengan suhu tubuh diatas 37,3 derajat maka tidak diperkenankan melanjutkan perjalanan dan biaya tiket akan dikembalikan sepenuhnya,”terang Eva.

KAI juga memberikan faceshield yang wajib digunakan pengguna jasa sepanjang perjalanan KA sampai dengan Stasiun tujuan. Sepanjang perjalanan, petugas juga akan melakukan pemeriksaan suhu tubuh secara berkala.

KAI juga telah menyiapkan sejumlah fasilitas penunjang untuk penerapan protokol kesehatan seperti penambanan perangkat cuci tangan dan sanitizer serta pemasangan tanda batas jarak fisik baik di Stasiun dan Kereta.(fahmi)