press enter to search

Senin, 25/01/2021 17:52 WIB

Gempa Sumbar Disebabkan Aktivitas Sesar, Warga Kota Padang Panik Berhamburan Keluar Rumah dan Gedung

Redaksi | Selasa, 17/11/2020 10:09 WIB
Gempa Sumbar Disebabkan Aktivitas Sesar, Warga Kota Padang Panik Berhamburan Keluar Rumah dan Gedung Warga Kota Padang Sumbar panik gempa.

 
PADANG (Aksi.id) - Gempa berkekuatan 6,3 Skala Richter (SR) mengguncang sejumlah wilayah Sumatera Barat, Selasa (17/11) pada pukul 08:44 WIB.

Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa berpusat pada 109 kilometer Barat Daya Tua Pejat, Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat. Gempa diketahui cukup dangkal, dengan kedalaman 10 kilometer dan tidak berpotensi tsunami.

Pantauan di lapangan, gempa itu dirasakan cukup kuat oleh masyarakat hingga sempat membuat masyarakat panik berhamburan keluar rumah maupun gedung. Salah satunya terpantau di kawasan Lolong, Khatib Sulaiman, dan Veteran Kota Padang.

"Cukup kuat tadi Pak, ada hentakan yang cukup keras, agak lama," kata salah seorang warga di kawasan Lolong, Padang, Hazim.

Kasi Data Informasi dan Observasi BMKG Padang Panjang Mamuri mengatakan, gempa tersebut termasuk dalam gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas sesar pada Investigator Fracture Zone (IFZ) didekat dengan batas tumbukan lempeng.

"Hasil analisa mekanisme sumbernya, menunjukkan jika gempa bumi ini memiliki mekanisme pergerakan mendatar atau disebut Strike Slip Fault," kata Mamuri. (ds/sumber Merdeka.com)