press enter to search

Sabtu, 16/01/2021 19:22 WIB

Ketua PA 212 Slamet Maarif Titip Pesan ke Pengurus Baru MUI: Tetap Berjuang

Redaksi | Jum'at, 27/11/2020 12:52 WIB
Ketua PA 212 Slamet Maarif Titip Pesan ke Pengurus Baru MUI: Tetap Berjuang Ketua PA 212 Slamet Maarif.

JAKARTA (Aksi.id) - Ketua Persaudaraan Alumni 212 (PA 212) Slamet Maarif menanggapi santai susunan kepengurusan baru Majelis Ulama Indonesia (MUI) periode 2020-2025.

Seperti diketahui, sejumlah tokoh yang terafiliasi dengan PA 212 tak lagi di kepengurusan baru MUI.

Slamet mengatakan, pihaknya menghormati hasil Musyawarah Nasional (Munas) X MUI yang menetapkan Miftachul Akhyar sebagai Ketua Umum MUI yang baru.

"Kami menghormati musyawarah yang telah dilakukan oleh MUI. Teriring doa semoga MUI tetap berjuang untuk umat, bukan untuk penguasa," kata Slamet, Jumat (27/11).

Seperti diketahui, sejumlah tokoh MUI yang terafiliasi dengan PA 212 tidak lagi di kepengurusan baru MUI. Di antaranya yakni Bachtiar Nasir, Yusuf Martak, dan Tengku Zulkarnain.

Bachtiar Nasir sebelumnya sempat menjabat sebagai Wakil Sekretaris Dewan Pertimbangan MUI periode 2015-2020. Bachtiar dikenal sebagai ulama yang berseberangan dengan pemerintah.

Nama Bachtiar mulai dikenal publik saat kasus penodaan agama oleh Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok pada 2016.

Sosok berikutnya yang terdepak yakni Tengku Zulkarnain. Ia sempat menjabat sebagai Wakil Sekjen MUI periode 2015-2020.

Zulkarnain acap kali lantang mengkritisi kebijakan pemerintah. Ia juga terkenal dekat dengan tokoh-tokoh Aksi 212, seperti Rizieq Shihab. Bahkan, ia salah satu tokoh yang pertama menemui Rizieq setelah Imam Besar Front Pembela Islam itu kembali ke tanah air.

Selain itu, ada pula nama Yusuf Muhammad Martak yang dikenal publik sebagai Ketua GNPF Ulama, gerakan penerus GNPF MUI Bachtiar Nasir. Martak tercatat sebagai Bendahara MUI 2015-2020, tapi saat ini namanya tidak tercantum dalam dewan pertimbangan ataupun dewan pimpinan MUI.

Tidak hanya tokoh-tokoh yang terafiliasi dengan PA 212, tokoh sekaliber Din Syamsuddin yang pernah menjabat sebagai Ketua Umum MUI pada 2014-2015 juga terdepak dari kepengurusan MUI yang baru. (ds/sumber CNNIndonesia.com)



Artikel Terkait :

-