press enter to search

Jum'at, 22/01/2021 06:37 WIB

Temui Tokoh Papua, Panglima TNI Singgung Kedamaian dan Stabilitas

Redaksi | Sabtu, 28/11/2020 17:31 WIB
Temui Tokoh Papua, Panglima TNI Singgung Kedamaian dan Stabilitas Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menyatakan Papua dan Papua Barat di Timika, stabilitas akan semakin sejahtera dan maju karena memiliki semua yang dibutuhkan.

JAKARTA (Aksi.id) - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menyinggung soal perdamaian dan stabilitas di wilayah Papua dan Papua Barat yang akan berimplikasi dengan kesejahteraan masyarakat setempat.

Hal itu dilontarkan Hadi saat melakukan kunjungan dengan sejumlah tokoh adat setempat di Timika, Papua, Sabtu (28/11).

Dia menjelaskan, dirinya meyakini bahwa dua wilayah yang terletak di Timur Indonesia itu nantinya akan semakin sejahtera dan maju. Menurutnya, pemerintah bersama masyarakat setempat dapat bersatu padu untuk meningkatkan kualitas SDM.

"Saya yakin Papua dan Papua Barat akan semakin sejahtera dan maju, karena Papua dan Papua Barat memiliki semua hal yang dibutuhkan untuk menjadi daerah yang maju. Dengan syarat kita harus bersatu padu untuk meningkatkan kualitas SDM, memastikan kedamaian dan stabilitas, untuk pembangunan demi kesejahteraan masyarakat Papua dan Papua Barat," kata Hadi dalam sambutannya seperti dalam keterangan tertulis TNI, Sabtu (28/11).

Hadi, menjelaskan bahwa pemerintah telah mengeluarkan Keputusan Presiden Nomor 20 Tahun 2020 yang telah ditetapkan pada 29 September 2020 tentang Tim Koordinasi Terpadu Percepatan Pembangunan Kesejahteraan di Provinsi Papua dan Papua Barat yang diketuai oleh Wakil Presiden RI.

Menurutnya, produk hukum itu menjadi bukti keseriusan pemerintah dalam mengutamakan pendekatan kesejahteraan sebagai langkah utama dalam menyelesaikan berbagai permasalahan di Papua dan Papua Barat.

"Kita menyadari, terdapat banyak tantangan yang harus kita selesaikan. Hal tersebut harus kita hadapi bersama-sama, saling bahu-membahu dan berkoordinasi untuk kemajuan Papua, Papua Barat dan seluruh Indonesia," ucap Hadi.

Dia mengingatkan bahwa tokoh agama, adat, dan masyarakat setempat memegang posisi penting untuk memberi pemahaman yang baik terhadap masyarakat. Kata dia, tokoh masyarakat adalah jembatan antara pemerintah dan masyarakat luas.

Sebagai informasi, beberapa tokoh yang menghadiri pertemuan itu ialah Uskup Agats; Uskup Manokwari; perwakilan Keuskupan Merauke, Pastur Amo; perwakilan Keuskupan Timika Pastur Rudolf Kambayong, Kepala Perwakilan Komnas HAM Papua; Ketua Lemasko; Ketua Lemasa.

Kemudian, Kepala Suku Nduga; Kepala Suku Moni; Kepala Suku Mee; Kepala Suku Damal; Kepala Suku Dani; Tokoh Suku Kamoro; Direktur YPMAK; Tokoh pemuda, Yanto Eluay, Tokoh perempuan, Maria Florida; hingga Sekda Mimika dan Asisten 2 Bupati Nduga. (ds/sumber CNNIndonesia.com)



Artikel Terkait :

-