press enter to search

Kamis, 21/01/2021 03:22 WIB

Guru Meninggal Dunia Disaksikan Siswa Saat Belajar Online

Redaksi | Minggu, 29/11/2020 11:21 WIB
Guru Meninggal Dunia Disaksikan Siswa Saat Belajar Online Jasad Mohammad Hassan dimasukkan ke dalam ambulans. Hassan meninggal dunia saat memberikan pelajaran secara online.

MEKAH (Aksi.id) - Aktivitas belajar online berubah jadi momen menyedihkan ketika seorang guru meninggal dunia saat memberikan pelajaran. Melihat kejadian tersebut membuat sejumlah siswa syok. Mohammed Hassan, seorang guru ilmu komputer di Al-Nokha Al-Elmeya School di Dammam, tengah memberikan pelajaran melalui video online di kelas pagi saat dia merasakan tidak enak badan, Kamis (26/11/2020) kemarin.

Dia kemudian membunyikan alarm pertanda keadaan darurat. Mengetahui hal tersebut, sejumlah koleganya segera mendatangi kediaman Hassan dan menemukan tubuh pria itu sudah tergeletak di lantai. Hassan dinyatakan telah meninggal dunia saat dibawa ke rumah sakit. Pihak keluarga meminta jasad Hassan dikebumikan di Mesir, negara asalnya. Ahli ilmu komputer itu diketahui pindah dari Mesir ke Arab Saudi lima tahun lalu.

Kepala sekolah Al-Nokha, Adel Al-Suleiman, mengatakan meninggalnnya Hassan saat mengajar membuat banyak orang syok, termasuk anak muridnya. "Kami merasakan kesedihan keluarganya, dan kami akan mengenang dengan penuh kasih seorang pria yang mengabdikan dirinya pada pendidikan," ujarnya dikutip dari Arab News, Sabtu (28/11/2020).

"Dia adalah seorang guru pekerja keras, rajin, dan setia untuk memajukan proses pendidikan." "Dia lembut dan rendah hati, meninggalkan warisan seolah-olah sudah lama dikenal orang," lanjutnya.

Sosok guru berdedikasi tinggi Para siswa Hassan yang berduka berkumpul di Lembaga Amal untuk Penghafal Al-Quran dan Asosiasi Ehssan untuk sama-sama mendoakan guru mereka yang telah berpulang.

Rekan Hassan, Mohammed Al-Sifyan, menggambarkannya sebagai orang baik yang memiliki "moral tinggi dan senyum hangat. "Hubungannya dengan semua orang didasarkan pada cinta, dan kami mengenalnya sebagai guru yang mencintai pekerjaan, kolega, dan muridnya serta mengabdikan diri pada pekerjaannya," katanya.

Pihak keluarga tidak mendesak proses otopsi untuk mencari tahu penyebab kematian Hassan. Mereka sudah menerima kepergian orang yang dicintainya itu. (ds/sumber iNews.id)

Artikel Terkait :

-