press enter to search

Senin, 25/01/2021 11:36 WIB

Berbeda Dengan HRS, Restoran Seabat Melanggar Prokes DKI Jakarta Tidak Langsung Ditindak Tegas

Redaksi | Minggu, 29/11/2020 23:16 WIB
Berbeda Dengan HRS, Restoran Seabat Melanggar Prokes DKI Jakarta Tidak Langsung Ditindak Tegas Ilustrasi (Foto.dok)
Aksi.id - Belum lama ini diketahui sebuah restoran bernama seabat di jalan Purworejo no. 3, Menteng Jakarta Pusat telah melanggar prosedur Kesehatan yang ada pada protokol kesehatan di masa Pandemi Covid-19.

Dilansir PikiranRakyat-Cirebon.com dari video yang diunggah pada akun Instagram @resistance6890.id, Sabtu 28 November 2020 terlihat bahwa acara tersebut di datangi oleh berbagai kalangan eksekutif.

Salah satu yang hadir pada acara soft opening tersebut ada salah satu yang hadir adalah Ketua MPR Bambang Soesatyo yang hadir ke sebuah acara tersebut dengan menjalankan Protokol Kesehatan.

Diketahui pada sebuah unggahan video tersebut tengah menyebut Ketua MPR Bambang Soesatyo telah hadir di acara tersebut dari jam 5 sore hingga jam 9 malam masih berada di acara peresmian restoran seabat.

Tidak hanya ketua MPR yang hadir pada acara tersebut, melainkan seorang rapper asal Indonesia yang biasa dikenal dengan sebutan akrap Young Lex pun hadir pada acara soft opening tersebut.

Sebuah acara yang sangat mewah yang dihadirkan oleh beberapa orang penting dan kalangan pengusaha, memang terlihat seolah tidak peduli dengan peraturan Protokol Kesehatan yang telah di buat oleh pemerintah.

Apalagi mengenai peraturan Dalam Pergub DKI jakarta Nomor 101/2020, dijelaskan makan di restoran, warung makan, dan kafe diperbolehkan selama Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi

Namun, ada sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi, yaitu melaksanakan protokol pencegahan Covid-19, membatasi jumlah pengunjung paling banyak 50 persen dari kapasitas tempat yang disediakan, pengunjung harus menggunakan masker, kecuali saat makan serta minum.

Namun terlihat suasana yang ramai dan tidak mempedulikan social distancing, bahkan dalam unggahan video tersebut masih banyak yang tidak menggunakan masker.

Tidak hanya itu, terlihat pada sebuah komentar beberapa netizen menyinggung Satgas Covid-19 seperti menegur Dr. Tirta yang belakangan sempat marah-marah saat melihat acara yang di gelar oleh Habib Rizieq Syihab.

"Kalau yang begini aman ya Dr. Tirta, aah iya si paham. Hukum hanya tajam untuk yang miskin dan kalau kebetulan muslim digoreng lebih cepat seperti kasus Habib langsung kena pasal begitu." ujar salah satu netizen yang berkomentar pada unggahan video soft opening restoran seabat.***.

(ny/Sumber: pikiran-rakyat.cirebon.com)