press enter to search

Kamis, 04/03/2021 07:54 WIB

Dugaan Mesum Sesama Jenis di Wisma Atlet, Perawat Diperiksa!

Redaksi | Sabtu, 26/12/2020 23:38 WIB
Dugaan Mesum Sesama Jenis di Wisma Atlet, Perawat Diperiksa! Wisma Atlet Kemayoran.

JAKARTA (Aksi.id) - Media sosial dikejutkan dengan viralnya pengakuan netizen yang mengaku pasien Covid-19 yang sedang menjalani masa isolasi di Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet, Jakarta Pusat. Saat itu, netizen tersebut mengaku berbuat mesum sesama jenis dengan oknum tenaga kesehatan (nakes).

Kasus ini awalnya diunggah pemilik akun Twitter @bottialter pada Jumat (25/12), yang kemudian akun tersebut sudah digembok lagi.

Saat itu dia mengunggah screen capture atau tangkapan layar berisi percakapan mesum sesama jenis dengan perawat diduga di Wisma Atlet.

Terkait dengan ini, Wakil Panglima Komando Tugas Gabungan Terpadu (Kogasgabpad) Brigjen Muhammad Saleh Mustafa mengatakan saat ini pihaknya tengah menyelidiki dugaan kasus mesum tersebut yang viral di media sosial.

Dia menegaskan, perawat tersebut sedang diperiksa.

"Masih dalam penyelidikan. Sementara belum diputuskan langkah selanjutnya karena masih diproses, diduga sesama jenis," ujar Saleh, dikutip Detikcom, Sabtu (26/12/2020).

Pihaknya kini sedang melakukan pemeriksaan terhadap nakes yang diduga berbuat mesum sesama jenis. Sementara itu, pasien belum diperiksa karena masih positif Covid-19.

"Pasiennya masih positif sehingga belum diperiksa. Sedang diperiksa yang perawatnya," katanya.

Di media sosial, banyak netizen pun mengecam dan ramai-ramai melaporkan dugaan kasus mesum sesama jenis ini ke akun media sosial Kemenkes, BNPB, hingga Polri.

Adapun Komandan Lapangan RSD COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran Letkol Laut M Arifin mengatakan pihaknya belum mendapat laporan atas hal ini. Pihaknya akan melakukan pendalaman jika ada laporan.

"Belum ada laporan, nanti kita dalami kalau ada laporan. Sementara belum ada laporan," ujar Arifin.

Arifin memastikan apabila kasus tersebut memang terjadi di Wisma Atlet, pihaknya tidak akan segan-segan memberikan sanksi. Dia kembali menegaskan belum menerima laporan mengenai dugaan peristiwa tersebut.

"Nggak ada kaitannya dengan ini (penanggulangan Covid-19) kita pasti akan sikat kalau seumpama ada," ucapnya.

Dia mengatakan pihaknya saat ini tengah fokus menangani pasien di Wisma Atlet yang semakin meningkat.

"Kita fokusnya pasien lagi meningkat," kata Arifin.

Kementerian Kesehatan mencatat jumlah terkonfirmasi positif Covid-19 di Indonesia per Sabtu (26/12/2020) bertambah 6.740 dalam sehari, menjadi total 706.837 orang.

Berdasarkan data tersebut, jumlah sembuh bertambah 6.389 orang sehingga menjadi 576.693, dan jumlah meninggal bertambah 147 orang menjadi 20.994 orang. (ds/sumber CNBC Indonesia)