press enter to search

Jum'at, 22/01/2021 04:54 WIB

Tragis, Suami Tak Kuasa Menolong Istri saat Hanyut Terseret Arus Sungai Lusi Grobogan

Redaksi | Minggu, 27/12/2020 23:53 WIB
Tragis, Suami Tak Kuasa Menolong Istri saat Hanyut Terseret Arus Sungai Lusi Grobogan Tim Basarnas bersiap melakukan pencarian warga yang diduga hanyut terbawa arus sungai Lusi Grobogan. (Dok Basarnas)

GROBOGAN (Aksi.id)  - Seorang warga kecamatan Ngaringan, kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, diduga hanyut terbawa arus sungai Lusi, Minggu (27/12/2020). Korban bernama Fifi Rofiah (45) diketahui hanyut oleh sang suami setelah mereka memanen kacang.

"Kami terima info awal dari bapak Masrikan (Kasie Kedaruratan BPBD Grobogan) bahwa Fifi Rofiah, perempuan umur 45 tahun, hanyut di sungai Lusi saat hendak pulang setelah memanen kacang,” kata Kepala Basarnas Semarang, Nur Yahya. 

Ia mengatakan, korban yang beralamat dukuh Ngresah desa Kalanglundo RT.02/09, kecamatan Ngaringan, Grobogan awalnya pada Minggu pagi memanen kacang di ladang mereka yang berada di seberang sungai Lusi. 

Sekitar pukul 13.00 WIB, lanjut dia, sang suami mengajak istrinya pulang. Namun sang istri pulang dengan cara menyeberangi sungai Lusi yang pada saat kejadian tidak begitu dalam. Sedangkan sang suami dengan menggunakan motor berjalan memutar.

"Di tengah perjalanan sang suami melihat air sungai yang meluap, kemudian sang suami kembali untuk mengecek keberadaan istrinya, namun tidak terlihat dan diduga hanyut sehingga kejadian tersebut dilaporkan ke pihak berwenang yang diteruskan kepada kami," katanya.

Pada malam ini, pihaknya telah memberangkatkan satu tim dari Basarnas Pos SAR Jepara untuk melakukan pencarian. “Semoga cuaca bersahabat sehingga korban lekas ditemukan,” ujarnya. (ny/Sumber: iNews.id)

Artikel Terkait :

-