press enter to search

Rabu, 20/01/2021 16:06 WIB

Menhub Tinjau Proses Identifikasi 60 Kantong Jenazah Penumpang Sriwijaya Air SJ 182 di RS Polri

Dahlia | Selasa, 12/01/2021 16:14 WIB
Menhub Tinjau Proses Identifikasi 60 Kantong Jenazah Penumpang Sriwijaya Air SJ 182 di RS Polri Menhub saat di RS Polri, Jakarta, Selasa (12/1/2021)

JAKARTA (aksi.id) – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meninjau proses identifikasi jenazah penumpang korban jatuhnya pesawat Sriwijaya air SJ 182 di Rumah Sakit Polri, Jakarta, Selasa (12/1/2021).

Menhub mengapresasi para petugas di RS Polri yang bekerja dengan cepat dan profesional. Dia berharap dalam waktu yang tidak terlalu lama proses identifikasi para korban dapat segera selesai.

“Saya mengapresiasi RS Polri yang secara sistematis melakukan proses identifikasi jenazah korban yang menurut saya sangat professional. Tentunya harapan Bapak Presiden untuk memberikan pelayanan maksimal dapat dilaksanakan dengan baik,” urainya.

Menhub mengungkapkan, hingga saat ini RS Polri telah menerima 59 sample DNA dan menyisakan 3 sample DNA lagi untuk melengkapi jumlah total 62 orang yang ada di dalam pesawat Sriwijaya SJ 182. 

Menhub mengungkapkan, sisa tiga sampel DNA akan diserahkan oleh pihak keluarga korban pada hari ini.

“Saat ini juga telah diterima sekitar 60 kantong jenazah yang berisi bagian dari tubuh korban. Ini menunjukkan Tim Gabungan dan juga RS Polri melakukannya dengan cepat dan tidak terlalu lama,” ungkap Menhub.

Menhub mengapresiasi RS Polri yang tidak hanya melaksanakan proses identifikasi secara profesional, tetapi juga memberikan layanan berupa  pemberian dukungan terhadap keluarga korban, fasilitas menunggu, menyediakan makanan, hingga menyediakan rapid antigen bagi keluarga korban yang akan diambil sampel DNA nya.

Dia juga minta kepada Sriwijaya Air untuk terus mendukung sepenuhnya proses lanjut yang dilakukan RS Polri. 

Menhub juga meminta Jasa Raharja agar mempercepat pemenuhan hak keluarga korban.

"Menurut catatan, hari ini akan ada pemberian santunan yang akan dilakukan terhadap satu orang korban pramugara yang sudah berhasil diidentifikasi," ucapnya.

Pada kesempatan yang sama Menhub menyampaikan terima kasih kepada para relawan yang telah mendukung dalam proses pencarian, identifikasi maupun pendampingan psikologi terhadap para keluarga korban. Menhub menyebut ini menjadi bukti kekompakan antara pemerintah dan masyarakat dalam situasi krisis menghadapi musibah jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182.

Turut hadir mendampingi tinjauan Menhub di RS Polri, Dirut Sriwijaya Air dan jajaran PT Jasa Raharja. (omy)