press enter to search

Rabu, 20/01/2021 06:56 WIB

Belasan Ribu Vaksin Covid-19 Dijaga Polsek Bantar Gebang di Gudang Obat Pemkot Bekasi

bondan | Rabu, 13/01/2021 18:10 WIB
Belasan Ribu Vaksin Covid-19 Dijaga Polsek Bantar Gebang di Gudang Obat Pemkot Bekasi Pengamanan vaksin Covid-19 oleh Polsek Bantar Gebang, Bekasi dibantu dengan perugas gabungan lainnya. Foto: Humas Polres Bekasi

BEKASI (Aksi.id) - Polsek Bantar Gebang beserta petugas gabungan menjaga belasan ribu Vaksin Covid -19 di Gudang obat Pemkot Bekasi UPTD Instalasi Farmasi Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Mustika Jaya, Rabu (13/01/2021).

Sebelum pelaksanaan di lakukan Apel pengamanan Vaksin Covid-19 oleh Kasi Trantib Kecamatan Mustikajaya dan di lanjutkan dengan penjagaan gudang obat Pemkot Bekasi atau UPTD Instalasi Farmasi Dinas Kesehatan Kota Bekasi. Adapun Vaksin Covid-19 yang telah di drop atau di simpan sebanyak 14.060 Vaksin.

Sebanyak 14.060 vaksin Covid-19 tiba Kota Bekasi diterima langsung Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Tanti Rohilawati di Unit Pelayanan Teknis Dinas (UPTD) Instalasi Farmasi Dinas Kesehatan Kota Bekasi.

Kadinkes Kota Bekasi, Tanti Rohilawati mengatakan setelah tibanya Vaksin Covid-19 ini, pihaknya selaku pelaksana vaksinasi di Kota Bekasi perlu melakukan persiapan perangkat termasuk keperluan penunjang vaksinasi.

“Untuk pelaksanaan vaksinasi Covid-19 dalam waktu dekat akan segera diinformasikan. Harapan bersama agar pelaksanaan vaksin nanti dapat berjalan,” ujarnya.

Sejumlah vaksin ini untuk pelaksanaan vaksinasi tahap pertama dan sesuai petunjuk tenknis Kementerian Kesehatan diproritaskan bagi tenaga kesehatan.

“Vaksin sekarang ini disimpan di tempat khusus agar suhunya tetap terjaga,” tambah Tanti.

Pemkot Bekasi melalui Dinkes Kota Bekasi telah menyiapkan 120 lokasi layanan vaksinasi terdiri dari 46 Rumah Sakit, 42 Puskesmas, dan 32 Klinik Kesehatan.

Selain itu sudah memberikan pembekalan bagi vaksinator atau pelaksana vaksinasi sebayak 120 vaksinator sesuai jumlah lokasi layanan vaksinasi dan sudah disiapkan adanya Tim ahli kesehatan untuk menindaklanjuti kendala atau ketidaknormalan pada pelaksanaan vaksinasi.