press enter to search

Sabtu, 10/04/2021 19:34 WIB

Kantor Kebanjiran, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo Ikut Selidiki, Ternyata Ini Penyebabnya

Redaksi | Jum'at, 26/02/2021 17:11 WIB
Kantor Kebanjiran, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo Ikut Selidiki, Ternyata Ini Penyebabnya Ganjar Pranowo.

SEMARANG (Aksi.id) - Kota Semarang, Jawa Tengah, diguyur hujan lebat. Hujan berintensitas tinggi yang berlangsung selama dua jam ini membuat kawasan Simpang Lima dan jalan protokol tergenang. Sekarang banjir di Semarang sudah mulai surut.

Tak hanya itu, area Kantor Gubernur Jawa Tengah di Gedung B turut terendam. Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo turun tangan langsung untuk mengetahui penyebab kantornya kebanjiran.

Karena penasaran, Ganjar melakukan penelurusan.

Lokasi proyek pembangunan gedung baru yang berada di area Kantor Gubernur, tak lupa dia selidiki. "Di parkiran air tidak bisa keluar mustahil, pasti ada yang tersumbat. Ketahuan, pembangunan gedung DPRD ini," tuturnya, Jumat (26/2).

Kepada pihak kontraktor, Ganjar lantas menanyakan tanggul yang membatasi lokasi proyek dengan Gedung B.

"Ternyata antar bangunan ini (gedung B) sampai dengan pintu pagar di sana yang di bawah dipakai untuk jalur parkir termasuk seandainya air lewat, posisinya sudah miring.

Ternyata ada tanggul kecil yang nutup antara gedung ini sampai pagar sana. Sempat dijebol tadi. Tanggulnya kecil sekali sebetulnya, beberapa sentimeter untuk dudukan pagar tenyata berdampak," jelasnya. Penelusurannya berlanjut.

Kali ini, dia mengecek saluran air di Gedung Dharma Wanita dan Masjid At Taqwa. Dua bangunan itu berada di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah di bagian belakang.

"Pukulan keras debit air tinggi (alirannya) satu lurus, satu belok kanan. Yang kanan tidak kelihatan karena selokan tertutup tidak kelihatan, ada yang ada ram-raman besi, kelihatan ada sedimentasi," tutur Ganjar.

Malam itu, Ganjar meminta selokan tertutup tersebut dikeruk karena mengalami pendangkalan dan ada sampah. “Takutnya selokan yang tidak kelihatan itu ternyata tersumbat. Kalau bisa diambil sampahnya, harapannya bisa lancar," katanya. (ds/sumber Kompas.com)

Keyword Banjir Semarang