press enter to search

Minggu, 11/04/2021 10:58 WIB

Ratusan Warga Losarang Ngungsi ke Masjid Gegara Tempat Tinggal Diterjang Banjir

Taryani | Sabtu, 27/02/2021 15:39 WIB
Ratusan Warga Losarang Ngungsi ke Masjid Gegara Tempat Tinggal Diterjang Banjir Warga Desa Puntang mengungsi ke masjid agung Desa Puntang yang letaknya di belakang Kantor Desa Puntang, Losarang. Foto: Aksi.id dan BeritaTrans.com..

INDRAMAYU (Aksi.id) - Hati siapa tidak ngenes, sebulan sampai tiga  kali masyarakat Kecamatan Losarang, Indramayu, Jabar dilanda banjir.

Banjir kembali menerjang Kecamatan Losarang, Sabtu (27/02/2021) membuat aktifitas masyarakat terganggu.

Ibaratnya karpet, sofa bahkan tempat tidur dan horden belum kering betul akibat banjir yang terjadi di awal dan pertengahan bulan Februari, kini di penghujung bulan Februari, banjir susulan sudah datang lagi.

Dampak banjir membuat ratusan warga di Desa Puntang, Krimun dan sekitarnya bertambah sengsara. Rumah-rumah kemasukan air. Airnya ada yang setinggi pinggang orang dewasa.

Warga dilanda ketakutan, sehingga mereka memilih mengungsi di tempat-tempat yang lebih aman.

Seperti yang dilakukan masyarakat Desa Puntang, mereka  mengungsi ke masjid agung Desa Puntang yang letaknya di belakang Kantor Desa Puntang.

Di masjid itu tampak dipenuhi para pengungsi yang kebanyakan wanita dan anak anak. Mereka  memilih duduk duduk dan rebahan untuk  menenangkan hati dan pikiran mereka. Baik di teras maupun di dalam masjid tampak para pengungsi berjubel.
Sementara Pemerintah Desa Puntang sibuk mendata warga yang berada dalam pengungsian dan menyiapkan kebutuhan para pengungsi.

Sekitar pukul 11.30 WIB tampak sebuah mobil boks bertuliskan Dapur Umum Lapangan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dari Bandung tiba di halaman masjid yang penuh pengungsi.

Dapur umum ini akan membuka kegiatan masak memasak untuk keperluan para pengungsi.
Tak hanya itu, mobil Badan Penanggulangan Bencana Daerah  Indramayu juga tiba di kantor Desa Puntang dan mendirikan tenda, mengoperasikan perahu karet guna mengevakuasi warga yang masih terjebak banjir di rumah.

Polsek Losarang dikomandoi Kompol H.Mashudi terlihat sibuk mengatur lalu-lintas kendaraan agar tak terjebak banjir saat melintasi jalan Pantura arah Jakarta yang tergenang air.

Pembagian tugas antar instansi demi membantu warga terdampak banjir ini tampak indah. Mereka tidak memikirkan upah atau mengharap penghargaan atas jerih payahnya membantu warga.

Yang terpikirkan adalah bagaimana tenaga dan pikiran mereka bermanfaat bagi sesama dengan memberikan pertolongan. Banjir pada Sabtu (27/2/2021) ini adalah yang ketiga kalinya dan menyengsarakan masyarakat. (Taryani)