press enter to search

Selasa, 20/04/2021 17:26 WIB

Amerika Bakal Tarik Pajak dari Semua YouTuber

Dahlia | Rabu, 10/03/2021 19:40 WIB
Amerika Bakal Tarik Pajak dari Semua YouTuber Foto: ilustrasi
Jakarta (aksi.id) - YouTuber kini sudah jadi profesi yang menjanjikan. Dengan hanya mengunggah konten video ke YouTube mereka bisa menghasilkan uang dari para penonton dan iklan.

 

Tahun ini para YouTuber mungkin akan menghadapi tantangan sebab YouTube sedang bersiap untuk memotong pajak dari semua YouTuber dan pembuat konten yang berada di dalam atau luar Amerika Serikat (AS).

Mengutip 9to5Google, Rabu (10/3/2021), YouTube telah mulai mengirimkan email yang menginformasikan mereka akan memotong pajak sesuai aturan AS kepada YouTuber dan kreator konten dari luar AS.

Para YouTuber dan konten kreator diminta untuk mengirimkan informasi pajak yang relevan di AdSense selambat-lambatnya 31 Mei 2021 sehingga Google dapat menentukan jumlah pajak yang tepat untuk dipotong, jika ada.

Jika info pajak tidak diberikan sebelum 31 Mei 2021, Google mungkin diwajibkan untuk memotong hingga 24% dari total penghasilan YouTube di seluruh dunia.

"Google is required to begin deducting U.S. taxes as early as June 2021 from creators outside of the U.S. which may affect your earnings. We`re asking you to submit relevant tax info in AdSense by May 31, 2021 so Google can determine the correct amount of taxes to deduct, if any apply. If your tax info isn`t provided by May 31, 2021, Google may be required to deduct up to 24% of your total worldwide YouTube earnings," ungkap Google di laman YouTube Help.

Dalam penjelasannya, pemungutan pajak ini berdasarkan Chapter 3 U.S. Internal Revenue Code. Aturan ini memerintahkan YouTube memangkas pajak dari kreator di seluruh dunia termasuk Indonesia ketika mereka menghasilkan pendapatan dari pemirsa yang berbasis di Amerika Serikat melalui iklan yang disaksikan, YouTube Premium, SuperChat, Super Sticker, dan kanal berlangganan (membership).

Pajak yang dipungut tersebut berasal dari penghasilan dari video yang ditonton warga AS. Misalnya jika video dari kreator Indonesia lalu ditonton oleh warga AS di AS maka akan ditarik pajaknya oleh AS.

(lia/sumber:cnbcindonesia.com)

Keyword YouTuber Pajak