press enter to search

Selasa, 20/04/2021 17:43 WIB

Cerita Seniman Sukses Jadi Miliarder dengan Menjual Karya Digital Melalui Seni Kripto

Redaksi | Selasa, 16/03/2021 20:49 WIB
Cerita Seniman Sukses Jadi Miliarder dengan Menjual Karya Digital Melalui Seni Kripto Alana Edgington.

JAKARTA (Aksi.id) - Sejumlah seniman berhasil meraup pendapatan dalam jumlah besar dengan menjual gambar digital melalui cryptoart (seni kripto), sebuah "dunia luar biasa yang tumbuh cepat". Artis Beeple baru-baru ini mencetak rekor dunia baru.

Ia menghasilkan $69 juta (sekitar Rp1 triliun) dari menjual karya seni digitalnya melalui token non-fungible (NFT) - sertifikat kepemilikan yang diperdagangkan di Blockchain.

Rumah lelang Inggris Christie`s mengatakan penjualan itu telah menempatkannya "di antara tiga seniman paling berharga yang masih hidup".

Ini adalah tren yang menurut sejumlah orang telah "mengubah" hidup mereka.

`Saya hidup dengan menunggu cek`

Alana Edgington mengatakan dia "tenggelam" dalam utang sebelum dia menemukan dunia NFT.

Dia telah "berkecimpung" dalam seni sepanjang hidupnya, tetapi sebagai seorang introvert, dia mengaku tak cocok bekerja di galeri.

Alih-alih, ia fokus membesarkan ketiga anaknya sambil mengerjakan berbagai pekerjaan demi mendapat gelar di bidang hortikultura.

"Seperti kebanyakan orang, saya hidup dengan mengandalkan cek untuk melunasi hutang kartu kredit dan saya tidak yakin bagaimana saya akan keluar dari lingkaran setan bunga tinggi," katanya.

Ketika Alana mengetahui bahwa dia bisa menjual gambar lukisan cat minyak di atas kanvasnya secara online, dia berharap dia bisa menghasilkan "500 dolar".

Sebaliknya, ibu tiga anak ini melihat tawaran ribuan dolar yang masuk selama lelang online pertamanya dan dia menjual 16 gambar seharga $100.000 dolar Kanada (Rp1,1 miliar)- sebuah pengalaman yang dia gambarkan "menakjubkan".

"Melihat bahwa orang benar-benar membeli karya seni saya adalah pengalaman terasa tak nyata, yang bahkan belum saya pahami," kata perempuan berusia 35 tahun dari Ontario ini.

Kesuksesannya membuat hidup Alana mengalami "transformasi total".

Dia mampu melunasi utang kartu kreditnya, menutupi biaya kuliahnya, dan memindahkan keluarganya ke luar kota ke rumah yang lebih besar di pedesaan.

"Kesuksesan besar" itu akhirnya mampu membiayai terapi untuk putranya Ron, yang mengidap autisme, ADHD, dan sindrom Tourette.

Dia juga berharap kesuksesannya akan membuka jalan bagi lebih banyak seniman perempuan, yang dia amati berjuang untuk masuk ke dunia NFT yang "didominasi pria".

"Pintunya terbuka lebar dan ada potensi yang tak ada habisnya. Saya pasti memiliki pandangan hidup yang lebih positif," tambah Alana.

"Saya menempatkan jiwa saya di luar sana dan menghasilkan uang darinya dan saya tidak pernah berpikir itu mungkin.

"Ini adalah hari yang terasa lebih cerah."

NFT adalah jenis sertifikat digital yang memverifikasi siapa yang memiliki aset tertentu - di dunia cryptoart, masing-masing sertifikat mewakili kepemilikan karya seni otentik.

Token itu ada di Blockchain, teknologi yang sama yang mencakup uang kripto seperti Bitcoin dan termasuk detail-detail, seperti siapa yang membuat karya seni, kapan karya itu dijual, dan kepada siapa.

Artinya, semua orang dapat melihat salinan gambar secara online, namun hanya orang yang membeli NFT yang dapat mengatakan bahwa mereka adalah pemiliknya.

Token ini dapat dijual kembali. Hak kepemilikan dapat dialihkan kepada orang lain.

Sementara itu, artis memiliki hak cipta intelektual atas gambar yang terkait dengan NFT dan dapat memperoleh royalti setiap kali token dijual kembali.

Seniman sci-fi (fiksi ilmiah) dan 3D Darius Puia mengatakan dia "pada dasarnya bangkrut" sebelum dia melihat teman-temannya menjual karya mereka dengan harga "gila-gilaan" dan memutuskan untuk mencoba sendiri dunia cryptoart.

"Saya benar-benar ingin terlibat dan mencari tahu nilai karya saya dan melihat apakah saya bisa menghasilkan sesuatu darinya," kata pria berusia 30 tahun dari Karlsruhe, Jerman itu.

"Saya tidak memiliki harapan yang besar." (ds/sumber BBC Indonesia.com)

Artikel Terkait :

-