press enter to search

Minggu, 11/04/2021 11:40 WIB

Citilink ATR 72-600 Sukses Uji Terbang dari Halim Perdanakusuma ke Bandara Jenderal Besar Soedirman

Dahlia | Jum'at, 02/04/2021 14:26 WIB
Citilink ATR 72-600 Sukses Uji Terbang dari Halim Perdanakusuma ke Bandara Jenderal Besar Soedirman Uji terbang Citilink dari Bandara Halim ke Bandara Jenderal Besar Soedirman

PURBALINGGA (aksi.id) - Maskapai penerbangan Citilink Indonesia sukses melakukan proving flight atau uji terbang pesawat dari Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta menuju Bandara Jenderal Besar Soedirman, Purbalingga, Kamis (1/4/2021).

Proses uji coba operasional ini menurut Direktur Utama Citilink Juliandra, guna memastikan kesiapan dan kelaikan bandara untuk dapat dioperasikan, dalam hal ini kaitannya dengan pengoperasian bandara baru. 

Proving flight ini dilakukan bersama oleh tim yang terdiri dari personel Citilink, GMF AeroAsia, AirNav Indonesia, Angkasa Pura II, perwakilan TNI Angkatan Udara sebagai pengelola landasan 
Bandara Jenderal Besar Soedirman, serta Pemerintah Daerah setempat.

"Dalam penerbangan tersebut Citilink menggunakan pesawat ATR 72-600 dengan nomor penerbangan QG 2256 yang lepas landas dari Bandara Halim Perdanakusuma pada pukul 08.05 WIB dan mendarat di Bandara Jenderal Besar Soedirman pada pukul 09.10 WIB," urainya.
 
Selanjutnya, pesawat dengan nomor penerbangan QG 2257 kembali lepas landas dari Bandara Jenderal Besar Soedirman pada pukul 10.09 WIB dan mendarat di Bandara Halim 
Perdanakusuma pada pukul 11.10 WIB. 

“Citilink menyambut positif dan mendukung rencana operasional penerbangan komersial di 
Bandara Jenderal Soedirman. Setelah proving flight ini, kami akan mempersiapkan operasional penerbangan komersial dan berkoordinasi erat dengan seluruh stakeholders sehingga kami dapat segera melakukan penerbangan komersial menuju Purbalingga ketika Bandara Jenderal Soedirman siap untuk melayani penerbangan komersial sesuai dengan yang sudah direncanakan di tanggal 22 April 2021,” urainya.

Pihaknya berharap agar pengoperasian penerbangan ini dapat memudahkan mobilitas masyarakat Purbalingga dan sekitarnya seperti Purwokerto, 
Banyumas dan Banjarnegara yang ingin melakukan perjalanan menggunakan transportasi udara menuju Jakarta maupun kota-kota lainnya di Indonesia.

Adapun Bandara Jenderal Besar Soedirman dibangun oleh PT Angkasa Pura II sejak dua tahun lalu dari lahan masih berupa tanah greenfield.

Director of Operation & Service PT Angkasa Pura II (Persero) Muhamad Wasid menuturkan, persiapan menjelang pembukaan Bandara Jenderal Besar Soedirman untuk penerbangan komersial berjalan lancar sesuai jadwal.

“Pembangunan sisi udara [airside] Bandara Jenderal Besar Soedirman sudah tuntas 100%, di mana juga sudah dilakukan penerbangan dalam rangka proving flight sebanyak dua kali," tuturnya.

Pertama proving flight oleh Kementerian Perhubungan pada Januari 2021dan yang kedua oleh maskapai Citilink.

Dengan selesainya pembangunan airside, Bandara Jenderal Besar Soedirman dilengkapi dengan runway berdimensi 1.600 meter x 30 meter, apron seluas 69 x 103 meter dan taxiway dengan lebar 15 meter.

“Kami berharap Bandara Jenderal Besar Soedirman nantinya dapat berkontribusi terhadap pengembangan perekonomian dan pariwisata bagi daerah sekitar,” ujar Muhamad Wasid.

Proving flight ini juga didukung penuh oleh Bupati Purbalingga Dyah Wahyuning Pratiwi dan Ketua DPRD Purbalingga H.R. Bambang Irawan. (omy)