press enter to search

Minggu, 11/04/2021 10:46 WIB

Seluruh Manajemen dan Karyawan PT. Pindad (Persero) Tuntas Divaksin Hingga 8 April 2021

Taryani | Sabtu, 03/04/2021 11:09 WIB
Seluruh Manajemen dan Karyawan PT. Pindad (Persero) Tuntas Divaksin Hingga 8 April 2021 Kegiatan vaksinasi jajaran manajemen dan karyawan Pindad yang akan berlangsung hingga 8 April 2021. (Ist.)

BANDUNG (Aksi.id) -  PT. Pindad (Persero) melaksanakan vaksinasi bagi seluruh manajemen dan karyawan  hingga 8 April 2021 di Aula Corporate University Pindad Bandung.                 

Vaksinasi jajaran manajemen dan karyawan dihadiri Direktur Utama PT Pindad (Persero),  Abraham Mose,  beserta jajaran Direksi PT Pindad (Persero) dan jajaran direksi PEI Group serta turut dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung, Ahyani Raksanagara. 

Abraham Mose mengatakan, Covid-19 sangat mempengaruhi bisnis PT. Pindad yang biasa memproduksi produk pertahanan dan keamanan. Pada masa pandemi ini PT. Pindad mampu menciptakan produk inovasi penanggulangan penyebaran wabah Covid-19. 

Wabah Covid-19 menantang PT. Pindad untuk adaptif dalam menciptakan penemuan baru guna mencari cara penanganan Covdi-19 yang lebih efisien. “Terimakasih kepada Dinkes Kota Bandung yang mendukung program vaksinasi terhadap karyawan Pindad,” ujarnya. 

Dikatakan,  Covid-19 sangat mempengaruhi bisnis. Di tengah kondisi yang tidak menentu kita harus melakukan efisiensi, cost cutting dan melakukan inovasi. Pindad biasa bikin kendaraan tempur. Saat pandemi ini bisa bikin ventilator, bilik disinfektan, membuat APD dan produk penanggulangan Covid-19. 

“Apresiasi tinggi untuk berbagai inovasi dari karyawan Pindad ditengah pandemi ini.” jelas Abraham seraya menambahkan,  vaksinasi merupakan awal yang baik dan berharap semoga pandemi ini lekas selesai dan kondisi dapat pulih kembali. 

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung, Ahyani Raksanagara mengingatkan protokol kesehatan 5M untuk penanganan Covid-19, yaitu menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak, mengurangi kerumunan, dan mengurangi mobilitas. 

“Vaksinasi yang dilakukan hari ini, merupakan vaksinasi bagi orang dengan kondisi sehat dan semoga dapat mempercepat penanganan pandemi ini. Vaksinasi bukan hanya melindungi diri, tapi keluarga, orang sekitar dan masyarakat. Anda melaksanakan 5M, dari pihak kami (Dinkes) melakukan 3T yakni Tracing,Testing dan Treatment.  

Tracing, melacak kasus baru Covid-19 dalam 1x24 jam. Testing, kami mengembangkan lab BSL-2. Jadi bisa mandiri dan lebih cepat hasil pemeriksaan. 

Treatment, dimana 80% pasien mengalami Covid-19 tanpa gejala. Dinkes juga memiliki rumah isolasi terpadu untuk pasien yang tidak memungkinkan untuk melakukan isolasi mandiri di rumah pribadi,” jelas dr. Ahyani. (Taryani)

Artikel Terkait :

-