press enter to search

Selasa, 20/04/2021 17:52 WIB

Kehadiran Dokmaru, Program Unggulan Pemkab Indramayu Manfaatnya Dirasakan Ny.Tursinah

Taryani | Selasa, 06/04/2021 15:57 WIB
Kehadiran Dokmaru, Program Unggulan Pemkab Indramayu Manfaatnya Dirasakan Ny.Tursinah Salah seorang pasien setelah diperiksa dokter melalui program Dokmaru dirujuk ke RSUD Pantura Sentot. (Taryani)

INDRAMAYU (Aksi.id) – Program Dokter Masuk Rumah (Dokmaru)  yang baru diluncurkan Bupati Indramayu Nina Agustina manfaatnya dirasakan masyarakat yang tengah membutuhkan. 

Tidak hanya melakukan rujukan, namun proses pembuatan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) juga dilakukan pendampingan. Pasien mendapatkan pelayanan secara utuh.  Sebagaimana yang dilakukan Puskesmas Losarang dalam merealisasikan program Dokmaru. 

Menurut Karsa, warga Desa Santing Kecamatan Losarang, beberapa hari lalu merasa  tak tega melihat ibunya Ny. Tursinah (55) merintih kesakitan di  perut dan buang air besar berwarna hitam. Sudah 3 hari berobat di Puskesmas,  namun belum ada perubahan. Bahkan sempat mengalami penurunan kondisi. 

Melihat kondisi demikian, Ia  memberanikan diri menghubungi Call Center PSC 119 yang merupakan  layanan Dokmaru. Tidak lama datang tim  Puskesmas Losarang menggunakan ambulan dipimpin Dokter Andri bersama perawat dan lainnya. 

Kedatangan tim tersebut memeriksa  kondisi ibunya. Setelah diperiksa  dokter selanjutnya disarankan  dirawat di Rumah Sakit Pantura MA. Sentot Patrol. Karsa menambahkan, keputusan rujukan dirawat di rumah sakit tidak serta merta dilakukan. Soalnya Ia tidak memiliki BPJS atau KIS. 

Namun adanya keputusan dari Kepala Puskesmas untuk dibuatkan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) dari desa dan kecamatan akhirnya ibunya bisa dirawat di rumah sakit. 

“Alhamdulillah respon cepat dari Puskesmas Losarang. Ibu saya langsung dirawat di rumah sakit. Bahkan untuk pengurusan SKTM juga difasilitasi. Semoga ibu saya lekas sembuh dan cepat pulang ke rumah,” kata Karsa. 

Kepala Puskesmas Losarang, Andri mengatakan pihaknya terus semaksimal mungkin  merespon aduan masyarakat. Terutama yang sakit dan tidak mampu. Adanya laporan ke call center Dokmaru secepat mungkin direspon dan dilakukan rujukan. (Taryani)

Artikel Terkait :

-